Herman Deru Minta Wartawan Lawan Hoax dan Patuhi Kode Etik Jurnalistik

Herman Deru menegaskan, peran wartawan dalam membangun daerah sangatlah tinggi, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Herman Deru Minta Wartawan Lawan Hoax dan Patuhi Kode Etik Jurnalistik
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menerima Iklim Cahya Ketua Forum Silaturahmi Wartawan Angkatan 1970, 1980 dan 1990 bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (12/9), terkait dengan rencana akan diadakannya silaturahmi akbar wartawan senior di Sumsel pada bulan November 2019 mendatang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Proses jalannya  pembangunan daerah tentu melibatkan berbagai elemen, termasuk juga kalangan media massa. Pers (wartawan) mempunyai peran penting  dalam mengkritisi  kebijakan pemerintah, dengan tetap  mengedepankan azaz kemanusiaan, kecerdasan dan martabat.

“Dewasa ini pers di daerah yang terus menggeliat, media cetak bersaing dengan media online yang siap saji. Perkembangan informasi yang begitu cepat harus disikapi dengan kerja profesional oleh pekerja pers situ sendiri dengan tetap menjaga marwahnya sebagai kontrol sosial yang bertanggungjawab,” hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menerima Iklim Cahya Ketua Forum Silaturahmi Wartawan Angkatan 1970, 1980 dan 1990 bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (12/9), terkait dengan rencana akan diadakannya silaturahmi akbar wartawan senior di Sumsel pada bulan November 2019 mendatang.

Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, peran wartawan dalam membangun daerah sangatlah tinggi, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

"Saya hanya memberi saran, agar wartawan-wartawan muda dapat di undang dalam acara ini nantinya.   Tampilkan  juga hasil karya masing-masing wartawan lengkap dengan namannya," saran Herman Deru.

Menurutnya, Peran wartawan dalam membangun daerah sangat penting terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat.  Karena itu ada  tanggungjawab besar yang diemban para wartawan dalam menjalankan profesinya, haruslah tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Maraknya pemberitaan melalui  media sosial  merupakan bentuk kemajuan. Akan tetapi ada tugas penting bagi pekerja jurnalistik bagaimana agar berita disajikan melalui medsos adalah yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan atau bukan Hoax.  Karena itu kedepakan Kode Etik Jurnalis  agar marwah para jurnalistik tetap terpelihara," ungkapnya.

Sementara itu, Iklim Cahya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang telah bersedia menerima dirinya dan rombongan.

"Kami sengaja  audensi dengan pak Gubernur, untuk melaporkan rencana  silaturahmi wartawan senior di Sumsel yakni angkatan 1970, 1980 dan 1990. Nantinya akan dihadiri kurang lebih 300 orang,” tandasnya. (rel humas)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved