Ribuan Pelamar Bersaing Masuk Kerja di 17 Perusahaan di Banyuasin

Ribuan Pelamar pekerjaan memenuhi gedung graha Bumi Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin Bersaing Masuk Kerja di 17 Perusahaan di Banyuasin

Ribuan Pelamar Bersaing Masuk Kerja di 17 Perusahaan di Banyuasin
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitriyanti Askolani dan Sekda Banyuasin Dr HM Senen HAR serta dua orang pelamar mengingatkan kepada perusahaan agar memaksimalkan tenaga kerja asal Banyuasin 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

Ribuan Pelamar Bersaing Masuk Kerja di 17 Perusahaan di Banyuasin

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Ribuan pelamar pekerjaan memenuhi gedung graha Bumi Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin, melalui bursa kerja, Job Fair Tahun 2019. Mengantri di meja 17 perusahaan yang membuka lowongan kerja, Rabu(11/9/2019).

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti, dan Wakil Bupati H Slamet SH didampingi Istri Hj Neny Wahyuni dan Pj Sekda Dr H M Senen Har, Kapolres AKBP Danny S, Dandim 0430/ Banyuasin Letkol Arh Alfian memantau pelaksanaan Job Fair tersebut.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH berharap, pihak perusahaan bisa memaksimalkan seluruh pelamar yang benar-benar mau bekerja.

"Sampaikan salam Bupati Banyuasin ke pada pimpinan Anda, agar bisa memaksimalkan sebaik mungkin perusahaan untuk menerima para pekerja melalui Job Fair ini," ucap Askolani setiap mendatangi stand penerimaan pekerja di dalam Aula graha Sedulang Setudung.

Masih kata Askolani, kesempatan yang baik ini bisa meyakinkan karena antara pelamar pekerjaan dengan pihak perusahaan langsung bertatap muka dan proses surat lamaran langsung diterima dan dibaca dengan teliti.

"Saya jamin bursa kerja yang difasilitasi Pemkab secara transparan dan tidak ada kecurangan," ukar Askolani.

Langkah job fair sebagai upaya menekan angka pengangguran dan mengetaskan kemiskinan di wilayah Banyuasin. "Kita entaskan pengangguran di Banyuasin melalui job fair. Saya tekankan pihak perusahaan agar memaksimalkan ketenagakerjaan asal dari Banyuasin," tegas Askolani.

Sementara itu, Sekda Banyuasin Dr HM Senen HAR didampingibKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Noor Yoseft Zaath mengatakan, jumlah pelamar terdiri putra dan putri asli Banyuasin, sekira 3000 pencari kerja untuk melamar kerja di 17 perusahaan pada jon fair yang dibuka secara terbuka. Dan dari ribuan itu bakal diterima kerja sebanyak 970 orang yang dinyatakan lulus dan bisa bekerja.

"Semua pelamar ini asli mengantongi KTP Banyuasin. Dan perusahaan yang ada resmi mempekerjakan tenaga asli asal Banyuasin," tutur Senen yang meminta kepada pekerja apabila lulus tes bekerjalah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada di perusahaan.

Sekda yakin, putra dan putri akan bekerja sungguh-sungguh dengan bahan telah berhasil dari pelatihan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) yang diikuti sebanyak 640 orang tenaga kerja sebelum ikut dalam job fair. "Insya Allah, apabila niat hati yang ikhlas untuk bekerja dinperusahaan dengan dasar ilmu yang terlatih pasti lulus dan bekerja," timpal Noor Kadis Tenaga Kerja. 

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved