Berita Palembang

Padli Lemas Saat Lihat Motor Honda BeAt Street Miliknya di Parkiran Indomaret sudah tidak Ada Lagi

M Padli (23) warga Kelurahan 7 Ulu Palembang lemas ketika melihat motor Honda BeAT Street miliknya tidak ada lagi di parkiran Indomaret.

Padli Lemas Saat Lihat Motor Honda BeAt Street Miliknya di Parkiran Indomaret sudah tidak Ada Lagi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Padli (23), ketika melapor ke Polresta Palembang, motonya hilang saat belanja di Indomaret Nagaswidak, Selasa (10/9). 

Laporan Wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--M Padli (23) warga Lorong Pribadi Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang lemas ketika melihat motor Honda BeAT Street dengan nopol BG 6664 ABO yang ditinggalkannya di parkiran  Indomaret sudah hilang.

Kejadian tersebut pada Senin (9/9) sekitar pukul 22.00 di Indomaret yang ada di Jalan Ahmad Yani Palembang, Lorong Nagaswidak, kecamatan SU II Palembang.

"Saya cuma belanja sebentar di Indomaret di sana pak, mungkin lima menitan saya tinggal motor, dan pas mau pulang motor saya tidak ada lagi pak," ungkapnya, Selasa (10/9).

Padahal cuma ditinggal lima menit dengan kondisi motor terkunci stang motor sudah tidak ada lagi di parkiran Indomaret.

"Saya lemas pak lihat motor saya sudah tidak ada lagi, kemudian saya tanya kepada pegawai Indomaret katanya dia tidak melihat motor saya pak," katanya.

Lantas Padli mencari di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tapi kendaraan kesayangannya tersebut tidak ketemu.

Menyusul 7 Orang Sebelumnya, Pemkab Empat Lawang Kembali Memecat 5 Orang PNS karena Kasus Korupsi

Urai Kepadatan dan Kemacetan di Depan PTC Mall, Satlantas Polresta Palembang Uji Coba Kanalisasi

Petani Kopi asal Sumsel Ini Jadi Pemenang dan Raih Penghargaan di Festival Coffee Week 2019

"Padahal kredit motor masih panjang pak, dapat musibah seperti ini pula," ungkapnya.

Lanjutnya, kemungkinan pelapor sudah diikuti oleh orang yang belum diketahui identitasnya ini, kemudian pas pelapor masuk ke Indomaret terlapor langsung membawa kabur motornya tersebut.

Atas kejadian ini, Padli berharap pelaku segera ditangkap dan bisa mempertanggung jawabkan perbuatanya.

"Itu motor saya pakai untuk kerja, mudah-mudahan segera tertangkap, biar dia jera dan tak ada kejadian serupa," harapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit II SPKT Polresta Palembang Ipda Juan Pahrul SH, membenarkan anggota piket sudah menerima laporan terkait pencurian motor.

"Laporannya sudah kita terima, dan akan segera ditindak lanjuti. Atas kejadian tersebut korban kehilangan motornya jenis Honda BeAT Street dengan nopol BG 6664 ABO yang ditaksir Rp 10 juta, untuk pelakunya akan dijerat hukuman penjara lima tahun penjara," ungkapnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved