Berita Lahat

Meskipun Pagaralam dan Empat Lawang Ada BNNK, Namun Kabupaten Lahat Belum Punya BNNK, Ini Sebabnya

Upaya Pemkab Lahat untuk membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di kabupaten Lahat, untuk sementara ini harus kandas.

Meskipun Pagaralam dan Empat Lawang Ada BNNK, Namun Kabupaten Lahat Belum Punya BNNK, Ini Sebabnya
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Wakil Bupati Lahat, Haryanto, bersama Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Jhon Panjaitan, dan Kasat Narkoba Lahat, AKP Bobby Eltarik, saat rapat rencana pembentukan BNNK, Selasa (10/9) 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Upaya Pemkab Lahat untuk membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di kabupaten Lahat, untuk sementara ini harus kandas.

Pasalnya, Kemenpan RI telah mengeluarkan moratorium ditundanya pembentukan BNNK baru, karena persoalan anggaran.

Terkait hak tersebut, Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE MM MBA menjelaskan, keinginan Pemkab Lahat membentuk BNNK karena dinilai sudah mendesak.

Dari 429 ribu penduduk, 360 desa, 24 kecamatan, dan 17 kelurahan, narkoba sudah masuk ke setiap lingkungan masyarakat. Bahkan dari 527 napi di Lapas Klas II A Lahat, 75 persen tahanan kasus narkoba.

"Lahat ini sudah berumur 150 tahun, sudah beranak dua. Anaknya, Pagaralam dan Empat Lawang sudah ada BNNK, tapi Lahat sendiri belum ada," ujar Haryanto, saat rapat persiapan pembentukan BNNK bersama Kepala BNNP Sumsel, di Ofroom Pemkab Lahat, Selasa (10/9).

Agen Brilink di Sungai Lilin Musi Banyuasin Tewas Ditembak Perampok yang Menyatroni Rumahnya

Begini Proses Persalinan Bayi Kembar Empat di RSMH Palembang, Karena BBLSSR Harus di Ruang NICU

Jaka Gagal Menikah 2 Minggu Lagi karena Kasus Begal, Kekasihnya Pun tidak Datang Menjenguk

Bahkan, tegasnya sebagai bentuk kesiapan pemerintah, dalam pembentukan BNNK. Pemkab Lahat sudah menyiapkan untuk kantor, kendaraan, anggaran, dan sarana lainnya. Hanya saja saat ini, pembentukan nampaknya bakal kembali tertunda oleh moratorium Kemenpan.

"Kita sangat prihatin. Kalau narkoba terus berlajut, bagaimana nasip generasi muda kita. Bayangkan saat ada hiburan orgen tunggal (OT), saat lewat pukul 24.00 WIB, lampu panggung mulai digelapkan. Inilah alasan dibutuhkannya kehadiran BNNK di Lahat," ucap Haryanto.

Sementara, Brigjen Jhon Turman Panjaitan menjelaskan, usulan dibentuknya BNNK Lahat sudah sejak 2017 lalu. Namun saat itu Kemenpan sedang lakukan evaluasi terhadap 174 BNNK di Indonesia. Lalu mengeluarkan moratorium pembentukan BNNK, dengan alasan penguatan lembaga. Mulai dari SDM, sarana, dan anggaran.

"Selama Kemenpan masih lakukan moratorium, BNNK di Lahat jelas tidak bisa dibuka. Solusinya Pemkab bisa membentuk tim penanganan narkoba, tugasnya hanya bisa memberikan sosialisasi dan rehabilitasi. Kalau untuk pemberantasan, belum bisa," jelas Jhon Turman Panjaitan. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved