Keterampilan Memahat Ditinggalkan

Sigit Eko Prasetyo, Peneliti Prasejarah Balai Arkeologi Palembang mengatakan, hasil penelitian manusia masa lalu di Pasemah dikenal sebagai pemahat

Keterampilan Memahat Ditinggalkan
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Arca seorang ibu menyusui anaknya di Kompleks Megalitikum Tinggihari II, Gumay Ulu, Lahat, Sumsel. 

PALEMBANG, SRIPO -- Manusia purba atau manusia masa lalu di kawasan Pasemah terkenal dengan budaya memahat. Hal itu terbukti dari banyaknya temuan arca atau patung dibuat dari batu yang dipahat menyerupai bentuk orang atau hewan buatan manusia prasejarah tersebar di Pagaralam dan Lahat.

Meski pada zaman purba banyak ditemukan batu yang dipahat oleh manusia masa lalu, namun hingga kini budaya tersebut tak lagi ditemukan di wilayah Pasemah.

Sigit Eko Prasetyo, Peneliti Prasejarah Balai Arkeologi Palembang mengatakan dari hasil penelitian manusia masa lalu di Pasemah dikenal sebagai pemahat.

Selain ditemukan banyaknya peninggalan arca, pihaknya juga banyak menemukan kapak persegi yang merupakan alat terbuat dari batu dan digunakan oleh manusia untuk mencangkul, memahat dan berburu.

"Bisa saja memang ditinggalkan atau faktor bencana alam, yang mengakibatkan keterampilan itu terputus sampai saat ini," katanya, Senin (9/9).

Ia menjelaskan, tidak semua aktivitas purba ditinggalkan oleh orang masa kini. Terbukti beberapa keterampilan atau tradisi masih menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti menambang secara tradisional di aliran sungai dan menggunakan kinjar (alat tradisional yang digunakan untuk mengangkut hasil bumi).

"Di salah satu arca ada digambarkan orang masa lalu membawa kinjar. Nah itu salah satu peninggalan peradaban masih berlangsung," jelas Sigit.

Selain terdapat arca serta fosil manusia di masa lalu, manusia purba di Pasemah diklaim juga sudah mengenal kebudayaan dan lebih modern.

Para arkeolog juga banyak banyak menemukan menemukan sejumlah aksesoris seperti manik-manik dan benda logam lainnya yang digunakan sebagai perlengkapan keseharian orang di masa lalu.

Tak hanya itu, manusia purba juga digadang telah memiliki jiwa seni. Fakta itu terungkap dari adanya tulisan atau simbol yang digambarkan oleh manusia di purba di Gua Harimau.

"Saat zaman prasejarah manusia masa lalu sudah mengenal logam dan cara memahat," jelasnya. (oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved