Periksa 5 Saksi, Polisi Tetapkan Tersangka Dugaan Pengerusakan e tax di Bakso Granat Mas Azis

Periksa 5 Saksi, Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pengerusakan e-tax di Bakso Granat Mas Aziz

Periksa 5 Saksi, Polisi Tetapkan Tersangka Dugaan Pengerusakan e tax di Bakso Granat Mas Azis
sripoku.com/Yandi Triansyah
Adik pemilik bakso Granat Mas Azis (celana pendek) saat menerima kedatangan petugas di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang. 

Periksa 5 Saksi, polisi Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pengerusakan e tax di Bakso Granat Mas Aziz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kasus pengerusakan alat e tax milik Pemkot Palembang terus berlanjut. Penyidik dari Polsek IB 1 Palembang, telah memeriksa beberapa saksi dari pihak Bakso Granat Mas Azis.

Menurut Kapolsek IB 1 Palembang Kompol Masnoni melalui Kanit Reskrim Iptu Irsan, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak Bakso Granat Mas Azis.

Beberapa saksi, diperiksa terkait pengerusakan alat e-tax milik Pemkot Palembang di gerai Bakso Granat Mas Azis Pakjo.

"Sudah diperiksa saksi sebanyak lima orang dari bakso granat. Lima saksi dari pemilik, ibunya, adiknya dan dua karyawannya," ujar Irsan, Senin (9/9).

Lanjutnya, dari pemeriksaan saksi pihak Bakso Granat Mas Azis akan dilakukan pendalaman lagi.

Nantinya, dari pendalaman ini polisi akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan proses hukum lebih lanjut.

Dalam proses lebih lanjut, dilakukan gelar perkara untuk menganalisa hasil pemeriksaan saksi-saksi yang telah dilakukan.

Sehingga, nantinya dari hasil gelar perkara yang dilakukan baru bisa menentukan tersangka dalam kasus ini.

"Untuk menetapkan tersangka, terlebih dahulu dilakukan gelar perkara. Memang dari pelapor dan terlapor sudah diperiksa, tinggal melakukan gelar perkara," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengerusakan alat e-tax terungkap setelah pihak Pemkot Palembang yang memasang alat e tax di gerai Bakso Granat Mas Azis Pakjo. Setelah dipasang, ketika tim memasang alat e-tax berfungsi.

Setelah tim dari Pemkot Palembang pulang, saat dicek kembali ternyata alat e tax tidak berfungsi.

Sehingga, tim memutuskan untuk kembali mendatangi gerai Bakso Granat Mas Azis. Ketika dicek, benar saja alat e tax sudah tidak berfungsi dan kabel penghubung sudah terputus.

Dari hal itulah, terjadi keributan yang dilakukan adik pemilik Bakso Granat Mas Azis sampai wartawan yang melakukan peliputan sempat dilempari menggunakan botol.

Hingga akhirnya, pihak Pemkot Palembang yang tidak terima dengan pengerusakan alat e tax memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke polisi.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved