Breaking News:

Lewat Bekas Codet, Mayat Mr X Yang Ditemukan Warga di Sungai Kelingi Teridentifikasi

Teka-teki mayat MR X yang ditemukan warga di Sungai Kelingi, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (9/8) pagi sekira pukul 06.

Tribunsumsel.com/ Eko
Pihak keluarga saat menurunkan mayat Ruslan dari mobil jenazah. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Teka-teki mayat MR X yang ditemukan warga di Sungai Kelingi, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (9/8) pagi sekira pukul 06.30 WIB akhirnya terkuak.

Diketahui mayat tersebut bernama Ruslan (32 tahun) warga Jl.Lintas Soekarno Hatta dekat exs timbangan LLAJR Kelurahan Puncak Kemuning RT.07 Kecamatan Lubuk Linggau Utara 1.

Cikmah (40) Ibu Ruslan membenarkan jika mayat yang ditemukan warga di tepian Sungai Kelingi adalah anaknya.

"Saat itu saya sedang mulung, ada teman yang memberi tahu, kemudian saya langsung menuju rumah sakit karena anak saya sudah lama tidak pulang," kata Cikmah pada Tribunsumsel.com.

Kemudian Cikmah langsung menuju rumah sakit, meskipun Mayat Ruslan sudah agak melepuh karena diduga meninggal lebih dari tiga hari. Namun, Cikmah masih bisa mengenali anaknya.

"Saya datang kemudian, saya lihat ternyata benar itu anak saya, karena dimuka kiri kanannya ada bekas codet (luka) tepat dipipinnya," ungkap Cikmah.

Cikmah menuturkan jika anaknya tertuanya itu pergi meninggalkan rumah tanpa pamit sudah sejak sepekan lalu. Saat kepergiannya kedua adiknya juga tidak tahu.

"Tepatnya saya lupa, karena memang sering meninggalkan rumah tanpa pamit, tapi dia (Ruslan) sering pulang kerumah, kemudian pergi lagi," tambahnya.

Penemuan Mayat Tanpa Busana di Sungai Kelingi Tersangkut di Batu Memakai Cincin Batu Merah

Sekolah Negeri Tak Patuhi Aturan Saat Terima Siswa, Sekolah Swasta Terancam Banyak Tutup

Bobol Rumah Gasak Uang Rp 7 Juta, Perampok Rumah Kosong di OKI Dilumpuhkan Polisi

Lima hari lalu Ruslan mendatangi rumah Din pamannya, saat itu Ruslan mengaku numpang indekos , selama tinggal di rumahnya Ruslan seperti orang bingung.

"Hari Rabu lalu datang ngontrak, selama tinggal tidak bisa tidur, selalu keluar masuk-keluar masuk seperti orang bingung. Sabtu malam saya ajak tidur dekat saya, kemudian dia (Ruslan) pamit mau ke Batu Urip," kata Din.

Kemudian Senin siang mereka dikejutkan jika Ruslan sudah ditemukan tewas di Lubuk Nio sudah dalam keadaan kulit hampir melepuh, diduga ia meninggal lebih dari tiga hari dengan posisi tertelungkup.

"Saya kaget juga karena Sabtu malam itu dia pamit mau ke Batu Urip, saat pamit tidak membawa barang, tapi ketika ditemukan dia membawa barang-barang, ditambah selama ini memang dia tidak bisa berenang," timpalnya.

Umar (53) tetangga Cikmah membenarkan jika Ruslan sudah sepekan terakhir tidak pulang kerumah. Sejak kepergian Ruslan ibunya sudah mencarinya kemana-mana.

"Mamaknya pening nyarinya, memang agak kurang sehat (gangguan jiwa) pernah kambuh dirantai. Tapi walaupun sering pergi dia (ruslan) tetap pulang kerumah," singkatnya.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved