Berita Lubuklinggau

Kebakaran Hutan dan Lahan di Lubuklinggau Semakin Marak, Salah Satu Penyebabnya Puntung Rokok

Sejak memasuki musim kemarau kebakaran hutan dan lahan di Kota Lubuklinggau semakain marak terjadi.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Lubuklinggau Semakin Marak, Salah Satu Penyebabnya Puntung Rokok
TRIBUN SUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Kebakaran hutan dan lahan di Lubuklinggau beberapa waktu lalu menyebabkan asap mengganggu penglihatan. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sejak memasuki musim kemarau kebakaran hutan dan lahan di Kota Lubuklinggau semakain marak terjadi.

Dampaknya kabut asap saat ini mulai menyelimuti Kota Lubuklinggau, bahkan kabut asap mulai menutupi ruas jalan Yos Sudarso dan mengganggu pengendara.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) sejak memasuki musim kemarau sudah 40 kali terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hasil identifikasi DPKPB kebanyakan Karhutla yang terjadi di Bumi Sebiduk Semare disebabkan karena kecerobohan masyarakat membuang puntung rokok sembarangan.

Wakil Walikota Lubuklinggau, Sulaiman Kohar pun membenarkan jika Karhutla di Kota Lubuklinggau sejauh ini akibat warga membuang puntung rokok sembarangan.

Ditjen Dukcapil Imbau Para Orangtua Segera Membuat Kartu Identitas Anak, Banyak Manfaatnya

Kerasukan Ratu Ular Diikat dan Dimarahi Keluarga, Gadis Lawang Kidul Ini Mau Bunuh Diri di Rel KA

Dibuang Karena Dianggap Mengganggu, Serat Putih Pada Buah Pisang Bermanfaat Dan Aman Dimakan Lho

"Karena sekarang kemarau jangan membuang puntung sembarangan angin berhembus, enak kalau siang hari, kalau malam hari, dan cepat melapor bisa cepat ditangani," ungkapnya.

Ia mengungkapkan pemerintah kota bersama pihak terkait baik pihak kepolisian, TNI dan masyarakat telah melakukan salat Istisqa untuk meminta diturunkan hujan.

"Kita meminta kepada masyarakat supaya selalu waspada, dan jangan membakar dekat-dekat rumah penduduk karena bahaya bisa terjadinya kebakaran," ujarnya.

Kemudian untuk antisipasi, DPKPB Kota Lubuklinggau selalu mensiagakan delapan mobil damkar yang ditempatkan di Pos wilayah Kecamatan Lubuklinggau Barat, Timur, Utara, Selatan.

"Kemudian anggota Damkar kita selalu siaga 24 jam, apabila terjadi kebakaran langsung bergerak melakukan pemadaman," paparnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved