Herman Deru Ingin Melebung Ikan Dikemas Menjadi Wisata Baru di Sumsel

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya panen ikan bersama (melebung) dengan masyarakat di Desa Ulak Segelung Kecamat

Herman Deru Ingin Melebung Ikan Dikemas Menjadi Wisata Baru di Sumsel
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru berama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya penen ikan bersama (melebung) dengan masyarakat di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, OGAN ILIR - Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya panen ikan bersama (melebung) dengan masyarakat di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Di agenda melebung ini juga turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia beserta anak-anak dan cucunya. Selain itu juga turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya.

Secara bersama-sama Herman Deru beserta istri, anak dan cucunya menjaring ikan dengan alat yang sudah disediakan. Bahkan Deka cucu Herman Deru juga turut antusias ingin mencoba menjaring ikan dibantu Febi. Di sela-sela acara melebung Herman Deru mengatakan, ada kebiasaan masyarat untuk bersilatuhrami dengan cara menangkap ikan. Jadi ikan didapat perbaikan gizi didapat dan silaturahminya juga dapat.

"Tradisi ini harus kita pertahankan. Saya harap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten bahwa melebung ini harus dipertahankan, karena ini budaya yang diawali oleh leluhur kita dan ini juga kearifan lokal," kata Herman Deru, Minggu (8/9/2019). Apalagi menurutnya sebagian masyarakat di sini mata pencarianya juga ikan. Bahkan kedepan melebung ini bisa dijadikan wisata, karena jarang ada ditempat lain menangkap ikan bersama-sama.

Gubernur Sumsel Herman Deru berama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya penen ikan bersama (melebung) dengan masyarakat di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
Gubernur Sumsel Herman Deru berama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya penen ikan bersama (melebung) dengan masyarakat di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. (Humas Pemprov Sumsel)

Tapi tanpa harus merusak lingkungannya. Jadi ikan dibesarkan kemudian kalau sudah besar diambil dan dijual atau dikonsumsi sendiri. Sementara itu Warga Desa Ulak Segelung Sudarsijang mengatakan, bahwa memang sudah dari dulu tradisi melabung ada di sini. Khusus di Desa Ulak Segelung ini ada 46 lebung milik warga.

"Di lebung ini ikannya alami karena dari aliran sungai. Jadi panenya ketika air surut atau musim kemarau. Panenya biasanya di bulan Agustus-September, sekali panen bisa dapat 1-2 ton ikan. Jenis ikannya ada gabus, sepat atau betok dan lele," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa memang warga di sini rata-rata petani dan pencari ikan. Jadi kalau ketika air pasang bisa mancing atau nangkap jaring ikan. (ts-nda)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved