Berita Banyuasin

Dua Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Kos-kosan di Banyuasin

Dua Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Kos-kosan di Banyuasin, di wilayah Kecamatan Betung

Dua Pasangan Tidak Resmi Terjaring Razia Kos-kosan di Banyuasin
SRIPOKU.COM/MATBODOK
Sepasang anak muda yang tertangkap di kos-kosan Betung oleh Satpol PP. 

Dua Pasangan Tidak Resmi terjaring Razia Kos-kosan di Banyuasin

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok
SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Sebanyak dua orang pasangan tidak sah terjaring dalam Razia yang digelar oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), Banyuasin, yang digelar di kos-kosan, di wilayah Kecamatan Betung, Minggu (8/9/2019).

Kedua pasangan bukan suami istri tersebut berinisial As (21) warga Keluang Muba, Ska (21) warga Pali.

Selain itu, Sli (31) warga Bailanggu Muba, dan Ed (34) warga Lubuk Lamcang Betung.

Kasat Pol PP Banyuasin Drs H Indra Hadi MSi melalui Kasi Penegak Perda Bustanil Arifin SH MSi, mengatakan, dua pasangan bukan muhrim itu digerbek di kos-kosan, Sabtu (7/9/2019).

Ditangkapnya pasangan ini karena atas informasi warga, karena masyarakat resah lantaran kosan dihuni pasangan yang bukan suami istri.

Dari laporan itu kami langsung ke lokasi dan ternyata benar kami menemukan pasangan yang tinggal dalam satu kosan yang diduga kumpul kebo.

"Kedua pasangan ini melanggar Perda No 33 tahun 2005 tentang larangan berbuat maksiat," ujar Bustanil.

Pihaknya akan terus melakukan Razia untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.

Pihaknya mengimbau kepada pemilik kos-kosan agar tidak mengijinkan yang bukan suami istri untuk menginap dalam satu kamar.

“Kami harapkan pemilik kosan agar tidak mengizinkan pasangan yang bukan muhrim, bagi ketua RT maupun Lurah agar rutin memantau kos-kosan di wilayah yang menyediakan kontrakan maupun kosan,” plhara Bustanil.

Sebelumnya, Satpol PP Banyuasin mengerbek kos yang berada di Kelurahan Setrio Kacamatan Banyuasin III. Sayangnya rencana penggerebekan itu diduga telah bocor sehingga, di tempat itu petugas tidak mendapati pasangan mesum.

"Kami hanya memberikan teguran kepada pemilik warung agar tidak menyediakan kupu-kupu malam, wanita penghibur," tegasnya seraya berharap pemilik kosan harus melaporkan orang yang mengekos dengan identitas lengkap.

Penulis: Mat Bodok
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved