Berita Palembang

Petualangan Mantan Driver Ojek Online Banting Setir Jadi Jambret Berakhir, Begini Nasibnya

Petualangan Mantan Driver Ojek Online Banting Setir Jadi Jambret Berakhir, Begini Nasibnya

Petualangan Mantan Driver Ojek Online Banting Setir Jadi Jambret Berakhir, Begini Nasibnya
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolsek SU II, Kompol Yenny, saat mengelar perkara Jumli (35), pelaku jambret, Sabtu (7/9). 

Jumli juga menuturkan, dirinya hanya bisa pasrah saat menjambret. Sebab ia tau pasti aksinya bisa saja membuatnya terkurung di jeruji besi. "Mau bagaimana lagi pak saya pusing nyari duit beli HP,"ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Yenny Diarty menceritakan kronologis kejadian penangkapan dan pelaku. Katanya kejadian di himpun anggotanya berdasarkan laporan polisi (LP) nomor LP/B 164/VII/ 2019/ SUII.

Dengan kronologis ada seorang ibu bernama Nilam Musdalifa menjadi korban jambret pada Sabtu (24/8) malam sekitar pukul 20.00 di Jalan Ahmad Yani Simpang lorong Talang Banten samping kampus UMP.

Alhasil pelaku bisa diringkus anggotanya kemarin di rumahnya dan masih menyimpan barang bukti.

Yakni tas dompet kotak-kotak berwarna coklat kombinasi warna dan (satu) unit handphone merk xiaomi 5a warna silver bila di tafsir dengan uang seharga Rp 1, 3 juta .

"Atas semua perbuatannya pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,"tutupnya.

Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved