Berita Lahat

Baru Sepekan, Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Di Lahat Meningkat Dari Tahun Sebelumnya

selama satu pekan Operasi Patuh Musi 2019, tingkat pelanggaran lalu lintas di kabupaten Lahat meningkat dibanding tahun sebelumnya

Baru Sepekan,  Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Di Lahat Meningkat Dari Tahun Sebelumnya
SRIPOKU.COM/Ehdi Amin
Razia dalam rangka Ops Patuh Musi 2019. 

Baru Sepekan, Jumlah Pelanggar Sudah Meningkat Dari Tahun Sebelumnya

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT  - Hasil evaluasi selama satu pekan Operasi Patuh Musi 2019, tingkat pelanggaran lalu lintas meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tercatat, sudah ada 416 pelanggaran, sedangkan tahun 2018 hanya 296 pelanggaran. Dengan mayoritas pelanggar dari pengendara dibawah umur, dan tidak menggunakan helm.

"Tahun ini jumlah pelanggaran lalu lintas meningkat. Sudah tercatat 388 tilang, 28 teguran. Tahun 2018 ada 252 tilang, 44 teguran," tegas Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui, Kasat Lantas Polres Lahat, AKP Rio Artha Luwih SIK, Kamis (5/9).

BREAKING NEWS : Arief Wibowo Karyawan Mayora Tewas Kecelakaan di Jalan Lintas KM 18 Banyuasin

Polres OKU Selatan Tangkap Dua Pria Diduga Pelaku Pembunuh dan Pembakar Ayah dan Anak di Sukabumi

Video: Cerita Evid, Suami yang Bunuh Istri Pakai Besi Behel di Lubuk Sakti Ogan Ilir

Lebih lanjut dikatakan Rio berdasarkan evaluasi selama sepekan operasi. Pengendara roda dua masih jadi pelanggar tertinggi. Dari 340 pelanggaran, 176 pelanggar diantaranya pengendara bawah umur. Disusul tidak menggunakan helm 131 pelanggar, 17 melanggar arus, dan 16 pelanggaran lainnya.

"124 karena SIM, 125 STNK, dan 138 karena kendaraan. Untuk kendaraan roda empat, hanya ada 43 pelanggaran tidak menggunakan safety belt," jelasnya.

Menurut Rio, meningkatnya pelanggaran lalu lintas karena masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Ditambah kian meningkatnya volume kendaraan bermotor. Padahal pihaknya tidak berhenti memberikan edukasi berlalu lintas, baik itu di sekolah maupun di tengah masyarakat.

"Kalau soal sosialisasi, kita tidak pernah berhenti. Soal kesadaran ini, kembali lagi ke diri masing-masing. Padahal tidak tertib berlalu lintas, merupakan salah satu pemicu kecelakaan," pesan Rio.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved