Tak Terima Anaknya Ditampar, Sang Bapak Lapor Ke Polisi

Antara IT dan IH ini berteman dan masih bertetangga. Tiba-tiba saja orangtua IT, berinisal Am menempeleng IH hingga pipi kirinya terasa sakit.

Tak Terima Anaknya Ditampar, Sang Bapak Lapor Ke Polisi
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Rd(43), ketika mendatangi pengaduan Polresta Palembang, melapor kejadian yang dialami anaknya, lantaran sudah di tampar tetangganya sendiri, Senin (2/9). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tidak sengaja mendorong temannya IT , malah membuat IH (14) ditempeleng dengan keras oleh orang tua IT yang masih temannya itu, Am (30).

Korban pun mengalami sakit pipi kiri. Kasus kekerasan ini dilaporkan oleh korban (IH) kepada bapaknya, Rd(43), sehingga berlanjut membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi Minggu (01/09) sekitar pukul 20.00 di dekat rumah korban. "Waktu itu anak saya dan anak pelaku bermain, tapi anak saya tidak sengaja mendorong temannya itu," kata bapak korban, Rudy (43) warga Jalan Pulo Kemaro 1 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Senin (2/9).

Antara IT dan IH ini berteman dan masih bertetangga. Tiba-tiba saja orangtua IT, berinisal Am menempeleng IH hingga pipi kirinya terasa sakit.

"Seharusnya dia (pelaku Am) ini memberikan contoh yang baik kepada anaknya maupun anak saya, apalagi mereka itu berteman. Saya tidak terima dengan perlakuan pelaku yang menempeleng pipi anak saya," katanya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang yang menerima laporan Rudy.

Ikut Serang RSUD Tebing Tinggi Sarjono Mengaku Dibayar Rp 100 Ribu

Penemuan Baru Goa Berudu di OKU Selatan, Miliki Potensi Wisata

Video: Plat Merah pun Ikut Terjaring Razia Petugas, Operasi Patuh Musi Satlantas Polres Lahat

Kasat Reksirm Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit I SPKT Hermanto membenarkan adanya laporan terkait dengan penganiayaan anak dibawah umur hingga mengalami sakit di pipi bagian kiri. "Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Pemeriksaan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, untuk tidak pidananya sendiri terlapor sudah melanggar Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014," tandasnya. (diw)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved