Rumuskan Pembangunan Kepariwisataan, Pemkab Musirawas Gelar FGD

melalui FGD dapat berperan aktif dalam merumuskan rancangan kawasan strategis pariwisata kabupaten dan destinasi prioritas pariwisata dengan memperhat

Rumuskan Pembangunan Kepariwisataan, Pemkab Musirawas Gelar FGD
Dok Diskominfo Musirawas
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas menggelar Focus Group Discussion (FGD) di pendopoan rumah dinas bupati. Tampak Bupati Musirawas H Hendra Gunawan saat membuka kegiatan, Sabtu (31/8/2019) malam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas menggelar Focus Group Discussion (FGD) di pendopoan rumah dinas bupati, Sabtu (31/8/2019) malam. FGD ini digelar untuk merumuskan rancangan visi dan misi serta strategi pembangunan kepariwisataan didaerah ini.

FGD ini merupakan tindaklanjut kerjasama Pemkab Musirawas bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menghadirkan fasilitator dan narasumber ahli kepariwisataan dari ITB diantaranya Yani Adriani, Abadi Raksapati dan Ersalora Lutfianti.

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan mengharapkan, melalui FGD ini dapat menghasilkan kesepahaman bersama terhadap strategi pengembangan pariwisata didaerah ini.

"Tujuan FGD untuk merumuskan rancangan visi dab misi serta strategi pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Musirawas. Hasil FGD ini nantinya akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan perencanaan kepariwisataan di Kabupaten Musirawas," kata H Hendra Gunawan.

Dikatakan, melalui FGD dapat berperan aktif dalam merumuskan rancangan kawasan strategis pariwisata kabupaten dan destinasi prioritas pariwisata dengan memperhatikan beberapa aspek. Seperti sumber daya alam dan budaya yang potensial untuk menjadi daya tarik pariwisata, potensi pasar pariwisata dan lokasi destinasi wisata disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Musirawas.

"Diharapkan seluruh jajaran Pemkab Musirawas untuk memberikan masukan dan dukungan penuh sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Dengan niat yang tulus, maka seluruh rencana dan program membangun daerah khususnya di bidang pariwisata dapat dilaksanakan dan mendapatkan hasil yang sempurna untuk kemajuan daerah dan kemakmuran rakyat Musirawas," ujarnya.

Salah satu fasilitator FGD, Yani Adriani mengungkapkan, Musirawas merupakan salah satu daerah strategis disektor kepariwisataan. Hal ini didukung keberadaan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang sudah ditetapkan oleh Unesco sebagai Tropical Rainforest Heritage Of Sumatera.

"Ini merupakan keunggulan Musirawas karena mendapat warisan alam TNKS. Dalam RTRW Provinsi Sumsel, Mura masuk dalam kategori kawasan strategis nasional. Indikasi program dan kegiatan karena pembangunan destinasi pariwisata Musirawas masuk dalam Kawasan pengembangan pariwisata provinsi," ujarnya.

Terkait dengan langkah-langkah untuk merumuskan rancangan kawasan strategis pariwisata kabupaten dan destinasi prioritas pariwisata, dengan memperhatikan beberapa aspek. Seperti sumber daya alam dan budaya yang potensial untuk menjadi daya tarik pariwisata, potensi pasar pariwisata dan akses lokasi destinasi.

“Perlu diperhatikan pula aspek perlindungan terhadap fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, lokasi strategis dalam usaha pelestarian, dan pemanfaatan aset budaya serta kesiapan dan dukungan masyarakat,” katanya. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved