Berita Muba

Dua Jam Dapat Satu Karung, Warga Sekayu Muba Ramai-Ramai Cari Remis di Sungai Musi yang Surut

Dua Jam Dapat Satu Karung, Warga Sekayu Muba Ramai-Ramai Cari Remis di Sungai Musi yang Surut

Dua Jam Dapat Satu Karung, Warga Sekayu Muba Ramai-Ramai Cari Remis di Sungai Musi yang Surut
Instagram
Dua Jam Dapat Satu Karung, Warga Sekayu Muba Ramai-Ramai Cari Remis di Sungai Musi yang Surut 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhomo

Dua Jam Satu Karung, Warga Sekayu Ramai-Ramai Cari Remis di Sungai Musi yang Surut

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Surutnya aliran Sungai Musi yang melintasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ternyata dimanfaatkan sedikit berbeda oleh masyararkat.

Menyurutnya air langsung dimanfaatkan masyarakat dengan mencari remis (kerang-kerangan) dan sejumlah kerang kecil yang ada di Sungai Musi.

Salah satu warga Sekayu, Herman, mengatakan dirinya sudah sejak beberapa hari yang lalu sudah mencari remis di aliran Sugai Musi yang menyurut.

Menurutnya pada saat air menyurut seperti ini biasanya lebih menemukan remia dari pada air pasang.

"Sudah beberapa hari ini saya bersama rombongan mencari remis di dasar sungai di seberang Kelurahan Kayuara. Kami turun dari jam 10 pagi hingga jam 12 siang dan masing-masing orang memperoleh satu karung remis dalam waktu dua jam pencarian,"  kata Herman.

Pertama Kalinya Jakarta Muharram Festival Diadakan, Opick Hingga Melly Goeslaw Turut Ramaikan Acara

Potret Masa Kecil Dul Jaelani Bikin Gemas, Unggahan Anak Bungsu Maia Estianty Ini pun Curi Perhatian

Rajut Kebersamaan dengan Seni, Gubernur Sumsel Herman Deru Baca Puisi di Plaza BKB Palembang

Remis yang didapat dari sungai ia konsumsi bersama, para tetangga kami bersama bergotong royong untuk mengolah remis dan memasaknya. "Kalau sudah dapat seperti ini dikumpulkan jad satu dan di masak untuk makan bersama,"ujarnya.

Sementara, Kurnia Ibu Rumah Tangga, menyebutkan remis yang didapat langsung ia olah untuk di jadikan masakkan.

"Pertama kita rendam dulu remisnya di air panas agar kelopaknya mudah terbuka, lalu kita pisahkan daging remisnya. Selanjutnya kita rebus dan tambahkan air perasan jeruk nipis agar aromanya menjadi sedap, setelah itu remis pun siap diolah dan dimasak .

Kami warga kayuara dan sekayu biasanya memasak remis menjadi sate remis atau pun sambal remis yang dimakan dengan cara liwetan beramai-ramai bersama warga lainya ,"ungkapnya.

Kami OKU Kami Eddy Yusuf” Mantan Wagub Sumsel Eddy Yusuf Digadang-Gadang Nyalon Bupati OKU

Foto Jadul Tersebar, Ternyata Begini Penampilan 6 Artis Ini Saat Masih Sekolah, No 3 Berubah Drastis

Dibongkar Ivan Gunawan Perlakuan Nikita Mirzani Pada Azka Selama Ini, Ayu Ting Ting Jadi Saksi!

Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, menambahkan olahan remis yang didapat apabila dimanfaatkan dengan serius, maka remis yang mempunyai kandungan protein tinggi ini dapat menjadi inovasi olahan pangan lokal yang bernilai komersial.

"Sangat luar biasa kalau dimanfaatkan dengan benar, karena remis memiliki protein yang baik. Selain itu sebagai upaya agar menu lebih beragam dan makanan khas Muba lebih dikenal masyarakat luas. Surutnya Sungai Musi menjadi berkah tersendiri sehingga warga pun beramai-ramai mencarinya,"jelasnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved