Berita Pendidikan
Amerika Tawarkan Beasiswa ke Siswa Alfurqon
Kantor Konsulat Amerika di Medan memberikan sosialisasi peluang beasiswa kepada siswa Sekolah Menengah Atas Alfurqon
Penulis: Husin | Editor: muhammad husin
Laporan Wartawan Sripoku.com/Muhammad Husin
SRIPOKU.COM, PALEMBANG –Kantor Konsulat Amerika di Medan memberikan peluang kepada siswa Sekolah Menengah Atas Islam Terpatu (SMA IT) Al-Furqon untuk kuliah di 4500 Universitas di Amerika melalui jalur beasiswa dan program pertukaran pelajar. Terhitung Agustus 2019 ini, jumlah mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di negeri Paman Sam ini mencapai angka 9200 orang mahasiswa, 10-12 persen diantaranya beasiswa.
Hal itu diungkapkan Education Advisor US Consulate di Medan Jeffrey Jeo saat berkunjung ke kompleks pendidikan SMP dan SMA IT Al-Furqn Km 9 Kecamatan Alang-Alang Lebar, Minggu (1/9/2019), Jeffrey Jeo mengaku, kunjungannya ke Al-Furqan baru yang pertama kal dan mendapa referensi bahwa Al-furqon salah satu sekolah yang menjadi tempat kunjungannya.
“Ini kunjungan saya yang pertama kali. Kita ingin berdialog dan memberikan solusi atau jawaban bagi siswa yang hendak kuliah ke luar negeri, khususnya Amerika,” katanya.
Dikatakan, Kantor Konsulat Amerika di Medan, khususnya bagian pendidikan selama tiga jam dihadapan siswa akan memberikan informasi terkait langkah-langkah dan cara yang ditempuh untuk bisa lolos dan diterima sehinga bisa kluar ke negeri. Namun jumlah kuota yang diberikan untuk Sumsel, Jefrry Jeo mengaku tidak mengetahui detil. Namun yang jelas, semua itu sangat bergantung dengan kemauan dan kemanpuan siswa . “Saya belum tahu jumlahnya, tapi semua terbuka berapa pun jumlahnya . Semua tergantung dengan kampuan siswa saat proses seleksi karena peluang beasiswa banyak dari berbagai perguruan tinggi di Amerika,” katanya.
Sementara Direktur Sekolah Islam Terpadu Al-Furqon H Emil Rismali SE, MM, MH didampingi Wahyudi MPd (kepala SMA IT Alfurqon mengatakan, siswa Alfurqon diberikan hak untuk menentukan jenjang pendidikannya begitu selesai SMA. Seperti kuliah di berbagai perguruan tinggi negeri di Indoensia, seperti Unsri, UGM dan UI. Namun jika tidak, siswa diberikan pilihan jika ingin kuliah di luar negeri. Untuk memberikan bekal kepada siswa, maka sejak dari awal dilakukan program peminatan. Misal ada kelas Olimpiade, Kelas tahfiz dan kelas entrepreneur.
“Anak-anak punya peluang yang sama. Silahkan, jika ingin kuliah di universitas negeri di Indonesia atau mau melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Di Amerika banyak tawaran beasiswa, silahkan dicoba dan ikuti . Al-Furqon mendapat kehormatan dikunjungi Tim Kansulat Amerika di Medan yang memberikan informasi merebut beasiswa di Amerika,” katanya. (sin)