Pukuli Istri Ditengah Jalan, Pelaku KDRT Terhadap Istri Ini Diamankan Polsek Babat Toman

Pukuli Istri Ditengah Jalan, Pelaku KDRT Terhadap Istri Ini Diamankan Polsek Babat Toman

SRIPOKU.COM/polres banyuasin
Pelaku KDRT Doni Fora pada saat diamankan di Mapolsek Babat Tolan. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Babat Toman. Pelaku KDRT yakni DF (25) warga Lingkungan IV Talang Jawa Kabupaten Muba melakukan KDRT terhadap sang istri Meis HS (21) pada 15 Juli 2019 lalu.

Kejadian tersebut bermula ketika pasangan suami istri ini rumah tangganya sering terjadinya keributan. Oleh karena itu, korban Meis pulang ke rumah orang tuanya karena tidak tahan akibat perbuatan sang suami.

Kekesalan DF semakin terjadi pada saatia bertemu sang istri pada tanggal 15 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 wib di jembatan III Kelurahan Babat Kecaman Babat Toman Kabuapten Muba. Saat itu korban melihat sang istri melintas dan menghentikan korban yang sedang mengendarai sepeda motor.

"Korban saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor, di saat bersamaan pelaku DF memberhentikan sang istri. Terjadi cek-cok mulut antara keduanya dan di akhiri dengan pemukulan terhadap korban," kata Kapolres Muba AKBP Yudhi S Markus Pinem SIK, melalui Kapolsek Babat Toman Ali Rojikin SH, Kamis (29/8/19).

Lanjutnya, pemukulan terjadi dimana pelaku memukul kepala korban sebanyak 2 kali dengan tangan kosong sehingga korban mengalami lebam dan benjol dikepala. Setelah itu kembali memukul korban dan setelahnya pergi meninggalkan korban.

"Usai melakukan pemukulan korban langsung melarikan diri, sedangkan korban mengalmi luka lebam dan benjol,"ujarnya.

Pada, Rabu tgl 28 Agustus 2019 sekitar pukul 09.00 WIB Unit Reskrim Polsek Babat Toman mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelakunyang telah melakukan KDRT. Mendapat informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Babat Toman yg dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Joharmen, SH, Msi langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku.

"Pada saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan, saat itu pelaku sedang berada diruko dekat Jembatan II Kel. Babat Kecamata Babat Toman,"ungkapnya.

Untuk saat ini pelaku berada di Polsek Babat Toman guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. "Pelaku kita terapkan pasal 351 KUHPidana dengan ancaman kurungan 5 tahun,"jelasnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved