MotoGP

Petinggi Ducati Angkat Bicara soal Peluang Timnya pada Sisa Musim Ini

Andrea Dovizioso bahkan tidak mampu menyelesaikan balapan setelah harus mengalami crash dengan pembalap Petronas

Editor: Adrian Yunus
TOSHIFUMI KITAMURA/AFP PHOTO
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso (depan), memimpin jalannya balapan GP Jepang atas Marc Marquez (Repsol Honda) di Twin Ring Motegi, Minggu (15/10/2017). 

SRIPOKU.COM - Tim Ducati cukup menyesal karena gagal meraih hasil maksimal dalam gelaran MotoGP Inggris 2019 Minggu (25/8/2019).

Alih-alih mengulangi kesuksesan di MotoGP Austria 2019, Ducati harus gigit jari karena para pembalapnya tidak tampil cukup baik di Sirkuit Silverstone.

Andrea Dovizioso bahkan tidak mampu menyelesaikan balapan setelah harus mengalami crash dengan pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, di awal race.

Penampilan rekan setim Dovizioso, Danillo Petrucci, juga tidak cukup mengesankan.Start dari posisi 11, Petrucci hanya mampu naik 4 setrip ke posisi 7 di akhir balapan.

Hasil dan Klasemen MotoGP - Marc Marquez di Puncak Walaupun Dovizioso Gagal Finish Masih Diatas Rins

Andrea Dovizioso Sebut MotoGP Austria 2019 Sebagai Kemenangan Terbaik

Andrea Dovizioso: Marc Marquez Buat Pembalap Lain Alami Krisis

Kegagalan pada MotoGP Inggris 2019 ini membuat kans Ducati untuk bersinar di musim 2019 ini kian berat, mengingat kompetisi musim ini tinggal menyisakan tujuh seri.

Sementara itu, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan 78 poin dari Dovizioso di posisi dua.

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengomentari penampilan timnya yang melempem dalam MotoGP Inggris 2019.

"Melihat situasi balapan dan kecepatan para rider yang memimpin balapan, seharusnya kami bisa bersaing," tutur Ciabatti, dikutip Bolasport.com dari Tuttomotoriweb.

"Bahkan, tidak hanya memperebutkan podium—yang saya yakini bisa kami raih—namun juga untuk memperebutkan gelar juara," lanjut Ciabatti.

"Sayangnya, semuanya harapan itu sudah berakhir sejak di tikungan pertama," sesalnya.

Ciabatti juga berbicara mengenai peluang Ducati di sisa kompetisi MotoGP 2019 nanti.

"Kami akan mencoba sebaik mungkin. Jika mungkin, kami juga akan berusaha untuk meraih kemenangan sembari melihat apa yang akan terjadi," kata Ciabatti.

"Kami sudah membuktikan bahwa kami mampu bersaing. Kemarin (di Silverstone) kami berpeluang menang dan tahun kemarin kami menjuarai MotoGP San Marino."

"Sayangnya, kami sempat kehilangan 40 poin, karena Andrea (Dovizioso) terjatuh di Barcelona dan Silverstone."

"Tanpa halangan itu, jarak kami dengan Marquez akan menjadi 38 poin, bukan 78. Namun kami akan tetap melihat ke depan," ujar Ciabatti optimistis.

Optimisme Ducati akan diuji pada gelaran MotoGP San Marino 2019 yang akan dihelat di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 13-15 September mendatang.

Dovizioso akan tetap menjadi tumpuan utama tim asal Bologna, Italia, ini untuk meraup poin sebanyak mungkin di Misano.

Sumber : Bolasport

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved