Kakak Beradik Lolos

Keduanya merupakan kakak beradik kandung yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD pada 21 April 2019 lalu.

PALEMBANG, SRIPO -- Setelah melalui proses Pemilihan Legislatif (Pileg) akhirnya, Senin (26/8/2019) 25 anggota DPRD terpilih Kota Pagaralam dilantik.

Dari 25 anggota DPRD Kota Pagaralam, ada hal menarik yaitu akan ada dua bersaudara yang akan sama-sama duduk dikursi DPRD Kota Pagaralam yaitu Yuliasi (Cibut) anggota DPRD Partai Gerindra dari dapil I Pagaralam Selatan dan Alfikriansyah anggota DPRD dari Partai PPP dari dapil II.

Keduanya merupakan kakak beradik kandung yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD pada 21 April 2019 lalu. Keduanya berhasil mendapat suara terbanyak di partai mereka masing-masing dan berhak duduk di DPRD Pagaralam priode 2019-2024.

Yuliansi yang akrab dipanggil Cibut kepada sripoku.com, Senin (26/8/2019) mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukungnya yang telah kembali menghantar dirinya kembali duduk di DPRD Kota Pagaralam untuk kedua kalinya.

"Ini merupakan kerja keras semua keluarga dan tim pendukung. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tim yang ikut berjuang pada Pileg kemarin hingga mengantar saya kembali duduk disini," ujarnya.

Cibut menambahkan, ini merupakan langka untuk kemajuan bersama lima tahun kedepan. Dirinya bersama kakaknya Alfikriansyah akan berusaha menampung aspirasi masyarakat Kota Pagaralam.

"Saya dan Alfikriansyah akan berusaha keras memperjuangkan aspirasi masyarakat Pagaralam karena inu merupakan langka awal kami untuk menunju tujuan lebih baik lagi kedepan," tegasnya.

Sementara itu, Hj Eva Susanti mengaku tersanjung disebut-sebut namanya memperoleh suara terbanyak diantara empat besar calon senator terpilih asal Sumsel pada Pileg 2019 lalu. Eva disebut-sebut suaranya mengungguli Amaliah SKG, Jialyka Maharani, dan Arniza Nilawati SE MM.

"Pertama-tama saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada rakyat Sumsel yang telah mempercayakan suaranya kepada saya. Ke depan saya akan menyampaikan aspirasi rakyat agar Sumsel dapat perhatian, terutama untuk ibu-ibu dalam menambah kemajuan perekonomian keluarga," ungkap Hj Eva Susanti, Senin (26/8).

Terkait perolehan suara tertinggi, menantu politisi Golkar H Kahar Muzakir meminta agar masyarakat menunggu putusan resmi dari KPU RI.

"Belum bisa kita katakan begitu karena kita sama-sama masih menunggu keputusan KPU RI yang menyampaikan untuk Caleg DPR RI dan DPD RI. Semoga dalam waktu dekat KPU RI akan mengumumkannya secara resmi," ujar Eva.

Hj Eva Susanti sebagai pendatang baru di Gedung Senayan ini bakal berjumpa dengan sang suaminya H Wahyu Sanjaya SE yang untuk peripde kedua kalinya melenggang ke Fraksi Demokrat DPR RI.

"Alahamdulillah ini periode kedua. Target saya menyelesaikan pembangunan akses jalan tol dari Indralaya ke Lubuklinggau. Sekarang ini kan dalam proses Indralaya-Muaraenim-Lahat. Mudah-mudahan didorong percepatannta dalam dua tahun. Lima tahun ke depan bisa diselesaikan. Mohon doa dan dukungannya terutama ini melewati wilayah Sumsel 2," kata Wahyu Sanjaya.

Terkait adanya penilaian pengamat jika selama ini para wakil rakyat Sumsel yang duduk di Senayan terlihat kurang kompak dalam memajukan pembangunan daerah, Anggota Komisi IV Fraksi Demokrat DPR RI ini mengaku kurang sependapat.

"Masalahnya bukan kompak tidak kompaknya. Keputusan itu kan melalui Badan dalam hal ini DPR RI yang tidak per daerah. Sistem terpusat. Jadi tidak ada ketidakkompakan. Ini NKRI. Kita akan berusaha perimbangan keuangan pusat dengan daerah itu bisa terjaga," pungkasnya. (cr27/fiz)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved