Bersama Anggotanya, Kapolresta Palembang Gelar Salat Istisqo Di Halaman Polresta

Bersama Anggotanya, Waka Kapolresta Palembang Gelar Salat Istisqo Di Halaman Polresta

Bersama Anggotanya, Kapolresta Palembang  Gelar Salat Istisqo Di Halaman Polresta
SRIPO/Andi wijaya
Ratusan anggota Polresta Palembang gelar Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan, dihalaman Polresta Palembang, Selasa (27/8). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Ratusan anggota Polresta Palembang gelar Salat Istisqo atau shalat meminta hujan, sebab dalam satu bulan terakhir ini di wilayah Palembang tidak turun hujan yang mengakibatkan musim kemarau yang berkepanjangan.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah melalui Wakapolresta Palembang, AKBP Andes Purwanti mengatakan, tujuan di laksanakan Salat Istisqo ini semata-mata memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diturunkan hujan supaya masalah kemarau dan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Andes mengatakan, kondisi Palembang saat ini sedang mengalami musim kemarau, bahkan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi Karhutla. "Oleh karena itu kita bersama kurang lebih 500 anggota Polresta Palembang menggelar Salat Istisqo ini," katanya, Selasa (27/8).

Tidak hanya di Polresta Palembang saja, lanjut dia mengatakan, Salat Istisqo ini juga digelar di beberapa Kepolisian Sektor (Polsek) dengan harapan hujan akan segera turun.

"Mudah-mudahan doa kita bersama dapat dikabulkan," katanya

Dengan turunnya hujan kemarau berkepanjangan di Palembang akan teratasi, khususnya Karhutla yang terjadi di beberapa daerah di Sumsel sekarang ini. "Kita menyebut Salat Istisqo ini sebagai salah satu upaya berserah diri kepada Allah supaya diberikan hujan," tambahnya

Sementara untuk, kebakaran hutan dan lahan yang menimpa di beberapa wilayah di Sumsel saat ini adalah ujian dan coba akibat ulah manusia yang membakar atau membuka lahan dengan cara dibakar, karena mereka tidak mencintai lingkungan yang bersih yang telah Allah titipkan kepada kita.

"Mari kita bersama-sama untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan tindakan seperti pencegahan dan mengingat kembali kepada saudara kita yang lainnya tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Dan harapkan kita bersama tentunya semoga hujan bisa segera turun untuk mengurangi bencana karhutla yang terjadi dalam beberapa hari terakhir," tutupnya. (diw).

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved