Sholat Istisqo

Tata Cara dan Tuntunan Bacaan Niat Sholat Istisqo atau Shalat Istisqa Bahasa Arab Hingga Indonesia

Tata Cara dan Tuntunan Bacaan Niat Sholat Istisqo atau Shalat Istisqa Lengkap Bahasa Arab dan Indonesia

Tata Cara dan Tuntunan Bacaan Niat Sholat Istisqo atau Shalat Istisqa Bahasa Arab Hingga Indonesia
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Tata Cara dan Tuntunan Bacaan Niat Sholat Istisqo atau Shalat Istisqa Bahasa Arab Hingga Indonesia 

Perbedaan kedunya terletak pada penempatan khutbah, pembacaan Takbir, dan arah khatib pada khutbah kedua.

Berikut ini adalah tata cara dan tuntunan Sholat Istisqo atau Shalat Istisqa doa untuk meminta hujan kepada Allah SWT.

Melansir tulisan Alhafiz K yang dilansir NU.or.id berjudul Tata Cara Shalat Istisqa atau Meminta Hujan, Syekh Abdullah Bafadhal Al-Hadhrami menyampaikan, mereka Shalat Istisqa sebanyak dua rakaat seperti shalat Id berikut takbirnya.

Seseorang yang menjadi khatib kemudian menyampaikan khutbah dua atau sekali.

Khutbah setelah shalat lebih utama.

Setelah itu khatib beristighfar dalam khutbah sebagai pengganti takbir pada khutbah Id.

Selanjutnya khatib berdoa dengan jahar (lantang), lalu menghadap kiblat setelah lewat sepertiga pada khutbah kedua.

Berikutnya khatib dan Jamaah memutar pakaian (selendang atau sorban) ketika itu.

Pada saat itu, khatib meningkatkan kesungguhan berdoa sirr (rahasia) dan jahar (lantang), setelah itu ia kembali menghadap ke arah jamaah.

Sebagaimana shalat Id, orang yang Shalat Istisqa juga dianjurkan bertakbir dan mengangkat kedua tangan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.

Halaman
1234
Penulis: adi kurniawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved