Berita Palembang

Dituduh Mencuri Lalu Dikeroyok, Dian Alami Luka Lecet karena Dipukul dengan Tali Gas Kendaraan

Saat korban tengah berada di rumah didatangi terlapor dan saksi Sugianto (30) mengajaknya ke lokasi kejadian dengan alasan untuk menemui teman.

Dituduh Mencuri Lalu Dikeroyok, Dian Alami Luka Lecet karena Dipukul dengan Tali Gas Kendaraan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Didampingi Ibunya, Dian melapor ke Polresta Palembang, mengaku sudah dituduh mencuri dan dikeroyok, Minggu (25/8), 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM,PALEMBANG --Tak terima dituduh mencuri disertai pengeroyokan Honda Dian Pratama (24) warga Jalan Ariodillah Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I Palembang datangi Polresta Palembang, Minggu (25/8).

Maksud kedatangannya adalah melaporkan Inecoleo bersama satu orang temannya yang telah melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami memar di bagian belakang telinga sebelah kiri dan lecet di seluruh bagian badan.

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang korban mengatakan, kejadian itu dialaminya terjadi Jumat (23/8) sekitar pukul 02.00 di Perumahan Jalan Tanjung Barangan, Kecamatan IB I, Palembang.

Kejadian berawal saat korban tengah berada di rumah didatangi terlapor dan saksi Sugianto (30) mengajaknya ke lokasi kejadian dengan alasan untuk menemui teman.

Namun, sesampainya di lokasi terlapor langsung memukul korban dengan tali gas kendaraan dan tali jemuran.

Oki Setiana Dewi Isi Tausiyah di Masjid Raya Taqwa Palembang, Belajar Bersyukur dari Nabi Ayyub

Penyerahan Aset PDAM Lematang Enim kepada PDAM Tirta Anugrah PALI Terkendala Administrasi

Anggota Polsek Penukal Abab Terpaksa Memecahkan Kaca Mobil Innova, Temukan Narkoba dan Senjata Api

"Saat itu saya dipaksa mengaku telah mencuri barang saksi oleh terlapor dan satu temannya yang saya tidak kenal pak, saya cuma kenal dengan saksi saja," ungkapnya kepada petugas piket.

Karena korban tak mengaku, mereka pun langsung memukul pelapor dengan menggunakan tali gas dan tali jemuran hingga mengalami luka memar dan lecet.

Masih dikatakannya, karena ia tak merasa mencuri. Akhirnya korban pun dilepaskan oleh terlapor.

Korban tak terima atas perlakuan terlapor yang telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.

“Saya tak terima dan berharap dengan adanya laporan yang saya buat petugas dapat memproses laporan yang saya buat,” harapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan pengeroyokan yang dialami oleh pelapor

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, untuk pasal yang digunakan yakni 170 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun enam bulan penjara," ungkapnya. (diw). ‎

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved