News Video Sripo

Video: Guru-Siswa SMP Mengungsi, Lokasi Sekolah di Hutan dan Takut Jadi Sasaran Perampok

Selain aksesnya berjarak 3,5 kilometer dari pusat keramaian pemukiman penduduk, lokasi bangunan gedung juga berada di tengah hutan

SRIPOKU.COM, PALI -- Bangunan sekolah merupakan tempat proses belajar mengajar. Karena itu, umumnya gedung sekolah dibangun tak begitu jauh dari pemukiman, sehingga memberikan akses yang mudah bagi siswa, guru, dan wali murid untuk datang ke sana. Agar semuanya berjalan baik, maka di sekolah tersebut juga harus ada rasa nyaman dan aman.

Namun, berbeda halnya dengan bangunan gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Talang Ubi Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir). Gedung yang telah dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) PALI TA 2016 ini belum difungsikan sejak awal berdirinya.

Sebab, selain aksesnya berjarak 3,5 kilometer dari pusat keramaian pemukiman penduduk, lokasi bangunan gedung juga berada di tengah hutan yang banyak dikelilingi kebun karet. Akibatnya, bangunan itu kini mubazir, tak ditunggu, karena guru dan siswa lebih memilih numpang ke gedung SD terdekat.

Sripo yang mendatangi lokasi pekan lalu, menemukan gedung yang bakal diperuntukan bagi pelajar SMPN 9 Talang Ubi ini kondisinya telah dikelilingi semak belukar. Tidak ada aliran listrik dan air bersih, sehingga membuat gedung sekolah ini nampak kusam, bahkan terkesan seram.

Bangunan berdiri dengan tiga ruang belajar terletak di atas lahan seluas satu hectare, kini ini nampak kotor dan terbengkalai, serta dipenuhi coretan, bahkan kaca ada yang pecah. Menurut siswa, guru, dan wali murid, tak hanya hewan buas mengintai keselamatan para pelajar saat pergi dan pulang sekolah, lokasi sepi dan tidak ada penduduk di pinggiran jalan pun membuat akses tersebut rawan tindakan kejahatan, seperti perampokan.

Baca Selengkapnya

Guru-Siswa SMP Mengungsi, Lokasi Sekolah di Hutan dan Takut Jadi Sasaran Perampok

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved