News Video Sripo

Video: Kebakaran Lahan di Desa Bakung Ogan Ilir, Petani Timun Ini Rugi Rp20 Juta

Angin deras membuat asap semakin tebal, di wilayah Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (22/8/2019). Maklum, di atas lahan

Kebakaran Lahan di Desa Bakung Ogan Ilir, Petani Timun Ini Rugi Rp20 Juta

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Angin deras membuat asap semakin tebal, di wilayah Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (22/8/2019). Maklum, di atas lahan gambut tersebut sudah 3 hari terjadi kebakaran lahan.

Akibatnya, asap menjadi-jadi. Meski api sudah tidak lagi timbul, namun asap masih muncul dari bawah tanah.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, diperkirakan puluhan hektar tanah yang mayoritas milik pribadi itu, terbakar habis. Menurut keterangan warga sekitar, Batan (37), api sudah 3 hari sebelumnya membakar habis lahan gambut di wilayah tersebut.

"Sudah 3 hari, seperti inilah. Timbul asap tak berhenti-berhenti," ujarnya saat diwawancarai.

Hal yang sama dikeluhkan oleh Tedi, petani Timun yang bercocok tanam di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Ia mengatakan, api sudah 3 hari melalap kebun Timunnya yang sebentar lagi panen.

"Kurang lebih seperempat hektar kebun Timun yang terbakar," ujarnya saat diwawancarai.

Padahal, ia mengaku tinggal beberapa hari lagi mereka menuai hasil kebun tersebur. Sayang, mereka terpaksa mengurungkan niatnya karena kebakaran tersebut.

Akibatnya, ia menderita kerugian cukup serius karena kebakaran ini. Mulai dari hasil kebun yang seharusnya panen, kerusakan pipa penyemprot air ke tanaman-tanaman hingga pupuk tanaman tersebut.

"Rugi sekitar Rp20 juta pak," keluhnya.

Ia berharap, pemerintah memperhatikan nasibnya dan beberapa korban lain yang mengalami kerugian akibat kebakaran tersebut. Sebab, mereka tak bisa memanen kebun mereka saat ini karena musibah itu.

"Kami harap bantuan pemerintah, memperhatikan nasib kami," jelasnya. (mg5)

Hino Dutro Bukukan Penjualan 81 Unit Truk

Video: Kemarau Panjang Intai Kesehatan Warga PALI, 15 Anak Perhari Masuk RSUD

Tiga Hari Mobil SIM Keliling Tak Beroperasi, Ini Penjelasan Dirlantas

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved