Berita Palembang

Pelaku Curanmor Diduga Mengikuti Korbannya, Yamaha Vixion Malik Alfarid Lenyap di Halaman Rumahnya

Para pelaku Curanmor atau pencurian Kendaraan bermotor tak segan-segan mengikuti korbannya demi untuk mendapatkan motor incarannya.

Pelaku Curanmor Diduga Mengikuti Korbannya, Yamaha Vixion Malik Alfarid Lenyap di Halaman Rumahnya
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Malik Alfarid (22), ketika mendatangi pengaduan Polresta Palembang, melaporkan motornya yang hilang, Kamis (22/8). 

Laporan wartawan  sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Para pelaku Curanmor atau pencurian Kendaraan bermotor  tak segan-segan mengikuti korbannya demi untuk mendapatkan motor incarannya.

Seperti yang dialami Malik Alfarid (22) warga Jalan Mangun Jaya Kelurahan 20 Ilir Kecamatan IT I Palembang yang harus merelakan motor Yamaha Vixion miliknya dengan nopol BG 5868 UU dibawa kabur oleh orang tidak dikenal saat terparkir di halaman rumahnya dengan kondisi stang terkunci dan tambahan kunci pengaman di bagian cakram depan.

"Saya kaget pak kok motor bisa dicuri orang, padahal di halaman rumah dengan kondisinya sudah ditambahkan kunci pengaman. Kemudian saya tinggal masuk ke rumah untuk istirahat," ungkapnya kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (22/8).

50 Pelajar di Palembang Terjaring Razia Pol PP, Anak SD hingga SMA Banyak Ditemukan di Warnet

Pencuri Motor di OKU Ini Pasrah Saat Digerebek, Tapi tak Indahkan Tembakan Peringatan Polisi

Oditur Militer Tuntut Prada DP Dihukum Seumur Hidup dan Dipecat, Prada DP Menangis

Lanjut Malik, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (21/8) sekitar pukul 02.00, dimana saat itu pelapor habis pulang kerja dan memarkirkan motornya di halaman rumah dengan kondisi stang terkunci dan tambahan pengaman di cakram bagian depan.

"Saat itu pak saya sangat lelah sekali dan masuk ke dalam untuk istirahat, kemudian beberapa jam kemudian saya dikasih tahu orang tua saya bahwa motor sudah tidak ada lagi pak, dan kemungkinan saya sudah di ikuti oleh orang pak,"katanya.

Mengetahui kendaraannya telah hilang, pelapor kemudian mencari di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun tidak ada hasil.

"Atas kejadian itu pak, saya datang ke SPKT Polresta Palembang untuk membuat laporan kepolisian," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait dengan kasus curanmor.

"Laporan sudah kita terima dan sudah dilakukan olah TKP, selanjutnya akan kita serahkan berkasnya ke unit Reskrim Polresta Palembang. Sedangkan untuk pasalnya sendiri pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun,"tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved