Berita PALI
Kemarau Panjang Intai Kesehatan Warga PALI, 15 Anak Perhari Masuk RSUD
Memasuki puncak musim kemarau, berbagai jenis penyakit mengintai warga Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir).
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM, PALI -- Memasuki puncak musim kemarau, berbagai jenis penyakit mengintai warga Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir).
Tak hanya infeksi saluran pernafasan Akut (Ispa) akibat banyaknya bencana asap dari kebakaran lahan, namun penyakit jenis lainnya juga harus diwaspadai.
Kekinian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PALI dipenuhi pasien khusus anak yang mengalami diare.
"Data yang masuk ke rumah sakit, dalam satu hari ada 10-15 pasien anak mengalami diare yang berobat ke RSUD PALI," ungkap dr Fadly dokter umum RSUD PALI, Kamis (22/8/2019).
Menurutnya, sejak awal Bulan Agustus 2019 jumlah pasien diare mengalami peningkatan dan didominasi anak-anak.
"Total selama Bulan Agustus ini ada 90 anak. Dari itu, ruang inap khusus anak di RSUD penuh oleh pasien mengalami diare," jelasnya.
Sementara untuk penyebab anak mengalami diare, kata dr Fadly, bisa bervariasi. Salah satu faktor akibat mengkonsumsi air yang kurang layak.
Selain itu, bisa diakibatkan oleh hewan yang hinggap pada makanan dengan ditambah cuaca yang saat ini berada pada puncak musim kemarau.
"Kita mengimbau agar warga untuk menjaga pola makannya, konsumsi air bersih layak minum dan apabila ada gejala diare segera datang ke klinik atau puskesmas maupun rumah sakit terdekat agar penyakit tidak bertambah parah," jelasnya.(cr2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kesehatan-warga-pali.jpg)