Berita Musirawas

Disbudpar Kabupaten Musirawas Apresiasi Anak-anak di Musirawas Cintai Kesenian Daerah Lokal

Disbudpar Kabupaten Musirawas mengunjungi komunitas sanggar seni anak di Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas.

Disbudpar Kabupaten Musirawas Apresiasi Anak-anak di Musirawas Cintai Kesenian Daerah Lokal
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI, HANDOUT DOKUMEN DISBUDPAR MUSIRAWAS
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas mengunjungi komunitas sanggar seni anak di Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-- Di tengah modernisasi dan era digital seperti sekarang ini, tak membuat anak-anak di Kabupaten Musirawas melupakan seni dan budaya daerah.

Hal ini terlihat dari aktifitas anak-anak di sanggar-sanggar seni, mereka sangat menggandrungi dan gemar memainkan musik serta kesenian daerah lokal.

"Kami surprise dan bangga ketika di zaman yang serba modern dan digital ini, masih ada anak-anak desa di Kabupaten Musirawas yang mencintai kesenian daerah dan memainkan alat musik tradisional dengan semangat dan keceriaannya," ungkap Kepala Bidang Objek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musirawas, Widya Lismayanti, kepada Sripoku.com, Kamis (22/8/2019).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas mengunjungi komunitas sanggar seni anak di Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas mengunjungi komunitas sanggar seni anak di Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas. (SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI, HANDOUT DOKUMEN DISBUDPAR MUSIRAWAS)

Dikatakan, Disbudpar Kabupaten Musirawas sangat konsen dengan seni dan budaya daerah dan aktif eksplore wisata budaya.

Seperti mengunjungi komunitas sanggar seni anak, antara lain di Desa G2 Dwijaya Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas.

"Sesederhana apapun kreasinya, anak-anak sudah berani menujukkan ekspresinya, kreativitasnya, menyenangi dan menggemari musik di lingkungannya, tanpa menghilangkan kultur budaya dan dunia anak-anak itu sendiri. Kearifan lokal seperti ini tentunya patut kita apresiasi," kata Widya Lismayanti.

HEBOH Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun, Maharnya Uang Gepokan, Si Cewek Ngebet Duluan!

Bak Istana Impian, Intip Rumah Komedian Sule dengan Fasilitas Mewah, Harga Rumah Rp15 Miliar!

Merahasiakan dari Suami untuk Beri Kejutan, Ibu Muda Ini Meninggal saat Operasi Pembesaran Payudara

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved