Berita Palembang

Obi Prisman Tersangka Kasus Tewasnya Siswa Baru SMA Taruna Indonesia Jalani Pemeriksaan Tambahan

Penyidik Reskrim Polresta Palembang, kembali melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka Obi Prisman Arkataku (24), Selasa (20/8/2019).

Obi Prisman Tersangka Kasus Tewasnya Siswa Baru SMA Taruna Indonesia Jalani Pemeriksaan Tambahan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Pengacara Obi Prisman, tersangka atas tewasnya siswa SMA Taruna Indonesia Palembang dalam mengikuti Masa Orientasi Sekolah atau MOS. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penyidik Reskrim Polresta Palembang, kembali melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka Obi Prisman Arkataku (24), Selasa (20/8/2019).

Pemeriksaan tambahan dilakukan penyidik untuk Bukti Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan terkait apa yang dilakukannya dalam kegiatan MOS di SMA Taruna Indonesia yang menyebabkan tewasnya DBJ (15), siswa baru di sekolah tersebut.

Terkait hal ini, Suwito Winoto, kuasa hukum Obi Prisman Arkataku, membenarkan kliennya diambil keterangan tambahan oleh penyidik Satreskrim Polresta Palembang.

" Benar, diambil keterangan tambahan saja. Seputar kejadian di SMA Taruna Indonesia,” kata Suwito mendapangi Obi Frisman, menjalani pemeriksaan di ruang Unit Pidum Polresta Palembang, Selasa (20/8).

Ketika ditanya mengapa Obi diambil keterangan tambahan, Lanjut Suwito, karena BAP penyidik kepolisian  dinyatakan belum lengkap oleh pihak kejaksaan atau masih P 19.

Simulasi Terbakarnya Tangki Timbun 03 Pertamina Baturaja, Seperti Sungguhan

WanitaTerlantar di Palembang dan Meninggal Dunia Bukanlah Nur Afni Warga Riau, Sudah Dimakamkan

Target 3 Poin Lawan Perserang, Ini Pemain Anyar Andalan Kas Hartadi Pelatih Kepala Sriwijaya FC

“Kami sudah ketemu jaksa, katanya berkas klien kami (Obi) masih P 19, artinya belum lengkap,” katanya.

Suwito juga menegaskan, pihaknya dari awal tetap konsisten jika kliennya tidak pernah melakukan tindak kekerasan dalam kegiatan MOS atau Masa Orientasi Siswa SMA Taruna Indonesia.

“Kami tetap dengan argumen dan fakta yang ada, tidak ada pemukulan yang dilakukan klien kami terhadap korban DBJ,” ungkapnya kembali.

Oleh itulah, Suwito dan rekan tetap akan mengikuti dan mengawal proses pemberkasan kasus Obi Frisman Arkataku hingga dinyatakan lengkap atau P 21.

“Kami akan kawal terus kasusnya. Meski dalam praperadilan kalah, kami akan tempuh upaya lain demi mencari kebenaran klien kami,” katanya

Disinggung mengenai hasil visum korban DBJ, pihaknya dengan tegas meragukannya. “Hasil visum itu meragukan, nanti kita buktikan di persidangan kebenarannya,” tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved