Berita OKU Timur

Nilai Penjualan Hewan Kurban di OKU Timur Tahun 2019 Capai Rp 27,394.500.000

Penjualan hewan kurban di OKU Timur tahun 2019 baik sapi, kerbau maupun kambing dan domba mencapai 4.217 ekor dengannilai Rp 27 miliar lebih

Nilai Penjualan Hewan Kurban di OKU Timur Tahun 2019 Capai Rp 27,394.500.000
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Masyarakat di OKU Timur saat memotong hewan kurban di hari raya Idul Adha, Minggu (11/8/2019). Perputaran uang dari penjualan hewan kurban di OKu timur tahun ini capai Rp 27 miliar lebih. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur, penjualan hewan kurban di OKU Timur  tahun 2019 baik sapi, kerbau maupun kambing dan domba mencapai 4.217 ekor.

Jumlah tersebut secara rinci terdiri dari sapi sebanyak 1.159 ekor, kerbau tiga ekor, kambing 2.829 ekor dan domba sebanyak 226 ekor.

Tingginya partisipasi masyarakat untuk berkurban pada hari Raya Idul Adha 1440 hijriyah berdampak pada tingginya penjualan hewan kurban di OKU Timur.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur Ir H Tubagus Sunarseno MSi mengatakan, total perputaran uang dari penjualan hewan kurban di OKU Timur mencapai Rp. 27.394.500.000.

Jumlah terbesar disumbang oleh penjualan sapi yang mencapai 1.159 ekor dengan harga sapi 17 Juta rupiah per ekor.

“Untuk penjualan sapi sebanyak 1.159 ekor dikali Rp. 17 Juta nilainya mencapai Rp 19.703.000.000," katanya.

Sementara untuk kerbau sebanyak tiga ekor dengan harga per ekor mencapai Rp. 18 Juta sehingga totalnya mencapai Rp. 54 Juta.

Mecky Selalu Cium Danil Putranya Berulang Kali Sebelum Ajal Menjemput, Korban Tertimbun Longsor

Akhirnya Sriwijaya FC Datangkan Pemain Sepaket Asal Makassar, Zulkifli Syukur dan Hendra Ridwan

Pelaku Begal Hadang Korbannya di Jembatan Ogan Kertapati Langsung Tikam dengan Parang dari belakang

Untuk penjualan kambing sebanyak 2.829 ekor dengan harga Rp 2.500.000 per ekor dengan total mencapai Rp. 7.072.500.000.

“Sedangkan untuk domba sebanyak 226 ekor dengan harga yang sama dengan kambing Rp 2.500.000 nilainya mencapai Rp 565.000.000. Dengan demikian total perputaran uang dari penjualan hewan kurban tahun ini mencapai 27.394.500.000," jelasnya.

Dikatakan Tubagus, selain mendata penjualan hewan kurban pada hari Raya Idul Adha tahun, pihaknya juga menerjunkan tim kesehatan yang memantau kondisi hewan kurban yang dijual oleh pedagang dan peternak.

Tim tersebut selain memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual, juga memeriksa kemungkinan adanya penyakit yang diidap hewan kurban yang dijual.

“Ada tiga item pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan hewan yaitu kesehatan hewan kurban yang dijual, kecukupan umur yang dilihat dari beberapa kriteria serta kemungkinan adanya penyakit yang dialami. Sejauh itu kita tidak menemukan adanya hewan kurban yang mengalami penyakit seperti penyakit kuku dan lainnya. Semuanya aman dari penyakit," jelasnya. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved