Ikutan Teman Lakukan Aksi Begal, Antarkan Bulek dan GS Ke Penjara

" Jujur pak kami mengaku salah. Saat aksi itu kami hanya melakukan pemukulan saja. Dan ikut-ikutan teman," kata kedua tertunduk malu.

SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Bulek dan GS, pelaku begal ketika diamankan unit Pidum Polresta Palembang, pimpinan Kasub Pidum, Ipda Andrean, Tadi malam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Meski sepakat menjadi buruan dan masuk dalam DPO (Daftar Pencaian Orang) Unit Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang, akhirnya pelaku Curas (Pencurian dengan kekerasan) yang meresahkan ini, berhasil diringkus oleh unit Pidum, Pimpinan Kabus, Ipda Andrean, Rabu (14/8), sekitar pukul 23.00.

Kedua pelaku curas itu yakni, Febriansyah alias Bulek (24), warga Jalan Batu 2 Lorong Manggis Kel 13 Ulu Kecamatan SU II dan GS (15), warga jalan KH Azhari Lorong Beringin Jaya Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II, Palembang. Keduanya diamankan petugas Pidum saat berada dirumahnya masing-masing.

Informasi yang dihimpun penangkapan keduanya, berawal dari adanya laporan korban, Silvia (16), warga Jalan Tembok Baru, yang melaporkan peristiwa curas yang dialaminya ke Polresta Palembang. Dimana Pada Minggu, 21 Juli 2019, sekitar pukul 12.30, di TKP (tempat kejadian perkara), di jalan Batu Kecamatan SU II, Palembang, Silvia telah menjadi korban curas.

Dengan cara pelaku sebanyak 5 (lima) orang secara bersama menghentikan korban yang sedang melintas di TKP. Lalu para pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban dan temannya menggunakan kayu dan tangan. Saat itu juga salah seorang pelaku langsung merampas handphone merk Xiaomi A3S warna silver yang dipegang oleh korban.

" Atas laporan korban ini lah pelaku yang merupakan TO, kami tangkap. Nah saat keberadan diketahui barulah kami ringkus. Awalnya kita ringkus pertama kali Bulek dan kita kembangkan, kemudian kita tangkap GS yang saat itu berada dirumahnya" Ungkap Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukama, melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting, Kamis (15/8),

Ginting mengatakan, selain mengamankan dua pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah kotak handphone merk xiaomi milik korban," masih ada 3 pelaku lagi yang berstatus DPO, namanya pun sudah dikantongi pihaknya dan akan kita kejar," Katanya.

Atas ulah ulahnya, pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP, dengan kurungan penjara diatas 5 tahun penjara.
Sedangkan, Bulek dan GS ketika ditemui di ruang piket reskrim, keduanya mengakui perbuatannya,

" Jujur pak kami mengaku salah. Saat aksi itu kami hanya melakukan pemukulan saja. Dan ikut-ikutan teman," kata kedua tertunduk malu. (diw).‎

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved