Berita Muratara

Dulunya Semak Belukar, 30 Hektare Lahan Terlantar di Bingin Rupit Muratara Ini Jadi Hamparan Padi

Lahan terlantar seluas 30 hektare di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disulap menjadi hamparan tanaman padi

Dulunya Semak Belukar, 30 Hektare Lahan Terlantar di Bingin Rupit Muratara Ini Jadi Hamparan Padi
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Warga gotong royong panen padi di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Kamis (15/8/2019). 

SRIPOKU.OCM, MURATARA - Lahan terlantar seluas 30 hektare di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disulap menjadi hamparan tanaman padi.

Lahan 'tidur' tersebut kini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lahan persawahan dengan produksi mencapai tiga kali panen dalam setahun.

Kepala Desa Bingin Rupit, Henki Basyip menyatakan, sebenarnya potensi persawahan di desanya seluas 70 hektare, namun baru tergarap seluas 30 hektare.

Sebanyak 30 hektare lahan terlantar tersebut digarap dalam waktu selama 2 tahun sejak 2017 lalu.

"Tahun depan, kami mulai membuka lahan yang 40 hektarenya lagi," katanya.

Ia menyebutkan, lahan terlantar yang sebelumnya ditumbuhi semak belukar ini sudah 25 tahun tidak digarap.

Berkat dukungan masyarakat dan dorongan pemerintah kabupaten, akhirnya lahan terlantar ini dimanfaatkan kembali untuk bersawah.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat atas dukungannya, dan juga Pemkab Muratara melalui Dinas Pertanian yang telah memberikan bantuan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Muratara, Suhardiman menyatakan, semangat masyarakat Desa Bingin Rupit untuk membuka lahan terlantar ini patut diapresiasi.

"Tahun 2017 lalu, sawah di desa ini tidak sampai 2 hektare. Saya lihat semangat masyarakatnya luar biasa, hingga kini sudah 30 hektare yang tergarap," katanya.

Halaman
12
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved