Berita PALI

30 Persen Padi di Pengabuan PALI Terserang Hama Wereng Coklat, Petani Terancam Gagal Panen

Petani di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) terancam gagal panen.

30 Persen Padi di Pengabuan PALI Terserang Hama Wereng Coklat, Petani Terancam Gagal Panen
SRIPO/reigan p
Para petani saat melihat kondisi padi di sawah Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI yang terserang Hama Wereng Coklat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Petani di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) terancam gagal panen.

Pasalnya, 30 persen dari luas 10 hektare tanaman padi di sawah terserang hama wilerang coklat.

Sehingga, kondisi demikian membuat tanaman padi yang baru beberapa hari ditanam petani terancam gagal panen, Kamis (15/8/2019).

Akibat serangan hama itu, tanaman padi di sawah petani tidak sedikit yang mati dan sebagian lagi layu serta menguning.

AKBP Andes Purwanti Jabat Waka Polrestabes Palembang, AKBP Prasetyo Jadi Kapolresta Balerang

Anak tak Masuk SMA Negeri di Palembang, Warga Payaraman OI Tertipu Rp 17 Juta dan Melapor ke Polisi

Pemanfaatan Kerbau Rawa Dapat Tekan Karhutla di Sumsel

Maulana salah seorang petani warga Desa Pengabuan menuturkan, bahwa hama wereng coklat menyerang tanaman padi mikik petani baru terjadi pada tahun ini.

Dimana sebelumnya sejak beberapa tahun terakhir, serangan hama tersebut tak pernah melanda tanaman padi di sawah.

"Lebih 30 persen tanaman padi di Desa Pengabuan mati, dan baru terjadi tahun ini," ungkap Maulana, Kamis.

Menurut dia, telah ada upaya baik dari petani maupun pihak terkait dalam penanganan serangan hama wereng coklat.

Dimana, sudah ada pihak Dinas Pertanian dan serta pihak Pertamina Adera meninjau langsung lokasi sawah yang terserang hama wereng.

Jangan Lewatkan Khusus 17 Agustus 2019, Naik LRT Sumsel Rp 0 Alias Gratis

Ratusan Warga Binaan dan Petugas di Penjara Ini Kompak Menari Kolosal, Hasilnya Pecahkan Rekor MURI!

"Pertamina baru meneliti dan mengambil sampel untuk mengetahui jenis penyakit dan obat apa untuk mengatasi hama tersebut. Sementara, untuk Dinas Pertanian PALI telah memberi racun, namun jumlahmya belum maksimal," jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni membenarkan bahwa pihaknya telah memberi obat penanggulangan hama wereng kepada sejumlah petani.

"Kita langsung melaksanakan penyemprotan obat tersebut agar memutus rantai hama supaya jangan menyebar. Obat penanggulangan hama wereng bukan hanya kita bagikan pada petani di Desa Pengabuan saja, melainkan juga disebar di Kecamatan Tanah Abang supaya terhindar hama wereng coklat ini," jelasnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved