Sosialisasikan Pengurangan Sampah Plastik, Minimarket dan Mall Wajib Pasang Banner

Dampak sampah-sampah plastik kini kian memprihatinkan, berbagai cara dilakukan untuk mengkampanyekan pengurangan plastik terus digaungkan.

Sosialisasikan Pengurangan Sampah Plastik, Minimarket dan Mall Wajib Pasang Banner
SRIPOKU.COM/RAHMALYAH
Contoh kantong belanja kertas koran dan kantonbg belanja go green yang disediakan TB Gramedia 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dampak sampah-sampah plastik kini kian memprihatinkan, berbagai cara dilakukan untuk mengkampanyekan pengurangan plastik terus digaungkan.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan (DLHP) Sumatera Selatan upaya untuk pengurangan sampah plastik juga akan disosialisasikan pada pengunjung mall dan minimarket yang ada di Sumsel.

Kepala DLHP Edward Chandra melalui Kepala Bidang Pencemaran Pengelolaan Sampah B3 dan Limbah, Dany Fachrial mengatakan, pihak manajemen mall maupun minimarket diharap dapat menyiapkan himbauan berupa banner yang dipasang untuk mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja.

“Kita terus lakukan sosialisasikan pengurangan pengunaan kantong plastik ini kepada masyarakat dan terbaru akan mensosialisasikan kepada manajemen Mall dan Minimarket di Sumsel agar mereka menyiapkan banner sebagai himbauan dan peringatan kepada pengunjung jika berbelanja tidak menggunakan kantong plastik,” ujarnya, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, dengan adanya banner tersebut bisa membuat kesadaran bagi pengunjung agar tidak lagi menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Sebagai penggantinya, pengunjung diminta membawa kantong berbelanja ramah lingkungan.

Pihaknya juga meminta kepada Mall, Minimarket, hingga restoran untuk menyediakan sedotan dari bahan bambu yang lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan sedotan yang berbahan dasar plastik.

“Mulai sekarang Mall, Minimarket, dan restoran untuk tidak terus menerus menggunakan sedotan plastik tetapi nantinya harus diubah menjadi sedotan berbahan bambu,” jelasnya.

Selain Mall dan Minimarket, pihaknya pun juga telah melakukan sosialisasi pengunaan kantong plastik baik melalui seminar, organisasi, sekolah, hingga instansi-instansi yang ada di Sumsel.

“DLHP juga setiap rapatnya tidak menggunakan sedotan dan minuman yang berplastik tetapi langsung menggunakan air galon saja dan gelas," tuturnya. (Cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved