Ditemukan 100 Kg Limbah dari Hewan Kurban di Kali Ancol, Bau Busuk Mengganggu Para Pejalan Kaki

Ditemukan 100 Kg Limbah Dari Hewan Kurban di Kali Ancol, Bau Busuk Mengganggu Para Pejalan Kaki

Ditemukan 100 Kg Limbah dari Hewan Kurban di Kali Ancol, Bau Busuk Mengganggu Para Pejalan Kaki
Kompas.com
Petugas PPSU Angkat Limbah Sisa Dari Hewan Kurban di Kali Ancol 

Ditemukan 100 Kg Limbah Dari Hewan Kurban di Kali Ancol, Bau Busuk Mengganggu Para Pejalan Kaki

SRIPOKU.COM - Idul Adha baru saja berakhir. Namun limbah dari hewan kurban masih terus menjadi masalah.

Petugas PPSU, pada Selasa (13/8/2019) menemkan limbah dari sisa-sisa hewan kurban terapung di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Mengutip dari laman berita Kompas.com, Berdasarkan pantauan Kompas.com, limbah yang terbungkus karung tersebut tanpak mengambang di pinggir kali.

Petugas PPSU Angkat Limbah Sisa Hewan Kurban
Petugas PPSU Angkat Limbah Sisa Hewan Kurban (kompas.com)

Selain itu, terlihat pula beberapa jeroan berwarna putih pucat atau sisa isi perut dari hewan kurban mengambang di pinggir kali.

Limbah tersebut menimbulkan bau busuk hingga ke pinggir Jalan RE Martadinata.

Bau busuk tersebut mengganggu pejalan kaki dan pengendara yang melintas.

Tiga orang petugas Penanganan Prasana dan Sarana Umum (PPSU) kelurahan Ancol kemudian turun ke kali dan mencoba mengangkat limbah hewan kurban tersebut.

Mereka tampak bersusah payah mengangkat limbah yang mengambang di kali.

Saat dinaikkan, karung itu tampak berisi bagian perut sapi yang masih utuh.

Video: Pimpinan Perusahaan Sripo - Tribun Sumsel Silaturahmi dengan Kadis Kominfo Musirawas

Labu Siam (Japan) Untuk Tingkatkan Fungsi Otak, Saatnya Dicoba!

Acara Bukan Basa Basi TVRI Sumsel Episode Perdana Hadirkan Sosok Inspiratif Tribun Sumsel & Sripo

Viral Siswa SMA di Labuhan Batu Nangis, Posisinya Sebagai Anggota Paskibraka Digantikan Anak Pejabat

"Beratnya sampai 100 kilogram lebih ini, tadi aja berdua nggak sanggup ngangkat akhirnya di geret pakai tali," kata Yusa (34) salah seorang petugas PPSU yang mengangkat limbah tersebut.

Selain berat, bau yang menyengat mempersulit mereka mengangkat limbah tersebut.

"Yang buang sadar diri ajalah, kalau enggak bisa diapa-apain lagi mendingan dikuburlah daripada dibuang," ujarnya.

Adapun limbah tersebut akan dibawa mereka ke tempat pembuangan sementara di wilayah Ancol sebelum akhirnya nanti di buang ke Bantargebang.

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved