Berita OKU

Reskrim Polres OKU Giat Lakukan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak ke Sekolah di OKU

Kasat Reskrim Polres OKU giat melakukan penyuluhan Pencegahan Kekerasan terhadap anak di sejumlah Sekolah Menengah Atas di Kabupaten OKU.

Reskrim Polres OKU Giat Lakukan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak ke Sekolah di OKU
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA, HANDOUT
Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan Skom saat menyampaikan materi penyuluhan Pencegahan Kekerasan Terhadan Anak dihadapan siswa SMA di Kabupaten OKU. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA-- Selama sepekan terakhir Kasat Reskrim Polres OKU giat melakukan penyuluhan Pencegahan Kekerasan terhadap anak di sejumlah Sekolah Menengah Atas di Kabupaten OKU.

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari kepada Sripoku.Com Jumat (9/8/2019) menjelaskan,  penyuluhan dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan Skom.

Beberapa sekolah yang sudah diberikan  penyuluhan meliputi SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, dan sekolah lainnya .

Tujuannya agar remaja khususnya pelajar memahami tentang perlindungan anak sehingga setiap anak khususnya siswa SMA akan terhindar dari perbuatan kekerasan terhadap anak.

Mataeri yang disampaikan antara lain,   UU No 23 TAhun 20102 Tentang Pelindungan Anak dan  UU RI Nomor 23 Tahun Tahun 2004 Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kapolres OKU AKBP Drs Ni Ketut Widayana Sulandari
Kapolres OKU AKBP Drs Ni Ketut Widayana Sulandari (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

Di hadapan peserta, Kasat Reskrim menjelaskan, kasus kekerasan dalam dunia pendidikan sudah banyak menelan korban, bahkan sampai ada pelajar yang  meninggal dunia. Kasat Reksirm mencontohkan yang baru-baru ini terjadi di Kota Palembang.

Alex menegaskan kasus kekerasan  yang menimpa anak di bawah umur seperti ini tidak boleh lagi terjadi, walaupun dengan alasan untuk penegakan disiplin sekalipun.

Sebab apabila  sudah ada korban maka akan diusut dan akan beurusan dengan hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  

Apalagi terjadi lingkungan dunia pendidikan, proses hukumnya akan berlanjut pihak sekolah dan oknum pelakunya akan dimintai pertanggung jawaban dan akan dievaluasi.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved