Berita Banyuasin

Warga Pulau Rimau Banyuasin Temukan Air Minum Kemasan Keruh Saat Dihidangkan untuk Acara Hajatan

Warga Desa Buana Murti Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin mengeluhkan adanya temuan salah satu produk air minum kemasan yang keruh.

Warga Pulau Rimau Banyuasin Temukan Air Minum Kemasan Keruh Saat Dihidangkan untuk Acara Hajatan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah satu kemasan mineral isi cangkir yang ditemukan keruh dan kotor. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Warga Desa Buana Murti Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin mengeluhkan adanya temuan salah satu produk air minum kemasan yang keruh, Kamis (8/8/2019)

Air kemasan tersebut dibeli warga dalam bentuk kardus di salah satu warung untuk keperluan hajatan.

"Air minum kemasan cangkir itu saya beli di warung dekat rumah. Saat dibuka kotaknya, isinya keruh dan seperti ada kotoran yang bercampur dalam air," kata Khoirul warga Buana Murti Pulau Rimau yang merasa dirugikan.

Khoirul membeli air kemasan tersebut, untuk keperluan acara di rumahnya. Oleh orang-orang yang datang sudah ada yang terlanjur diminum dan juga ada yang tidak mau minum.

Pinang atau Pinjaman Tenang BRI Agro Berbasis Aplikasi akan Penuhi Pinjaman Kebutuhan Mendesak Anda

Prada DP Sempat Tanya Sewa Speedboat ke Karang Agung, Saksi Nurdin Mencium Bau tak Sedap dari Kamar

SMA Negeri 6 Palembang Optimis akan Meraih Juara Nasional Lomba Sekolah Sehat Berkarakter

Merasa dirugikan Khoirul berinisiatif akan melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Saya berharap pihak perusahaan yang terkait mau menarik produk yang beredar luas baik di warung-warung dan toko agar tidak merugikan konsumen berikutnya," harap Khoirul yang meminta kepada dinas kesehatan harus mengecek kebersihan air kemasan dalam cangkir.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes akan menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat yang mempersoalkan air kemasan tersebut.

Pihaknya akan mengecek dan menurunkan tim ke lokasi perusahaan untuk melihat produksi air kemasan.

"Jika benar hal demikian akan kami rekomendasikan ke pihak instansi terkait, untuk mengkaji ulang perizinan yang telah diterbitkan," singkatnya. 

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved