Breaking News:

Sidang Lanjutan Prada DP

Prada DP Sempat Tanya Sewa Speedboat ke Karang Agung, Saksi Nurdin Mencium Bau tak Sedap dari Kamar

Sidang ketiga atas kasus mutilasi yang dilakukan oleh Prada DP terhadap kasir minimarket Vera Oktaria kini kembali digelar di Pengadilan Militer.

SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Nurdin saat memberi kesaksian dan mengaku sempat mencium bau tak sedap di depan kamar yang disewa Prada DP, Kamis (8/8/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Setelah sempat diskor selama 1 jam sidang ketiga atas kasus mutilasi yang dilakukan oleh Prada DP terhadap kasir minimarket Vera Oktaria kini kembali digelar.

Pantauan Sripoku.com, Kamis dengan memakai kaos hitam dan celana jins biru, Nurdin saksi ketiga memasuki ruangan Garuda, Pengadilan Militer I-04 Palembang Jalan OPI Raya.

"Saya pernah menyapu dan memberisihkan di depan kamar 06 H-1 (tempat Prada DP dan korban menyewa kamar) mencium aroma tak sedap seperti bau sampah. Namun saya tak hiraukan karena biasanya bau sampah,"ujar Nurdin saat memberikan keterangan.

Lalu Nurdin melanjukan membersihkan ruangan yang belum dibersihkan. Kemudian keesokkan harinya ia mulai curiga kenapa mereka belum juga keluar dari ruangan.

SMA Negeri 6 Palembang Optimis akan Meraih Juara Nasional Lomba Sekolah Sehat Berkarakter

Menantu Kepala Desa di PALI Ini Mengaku Bisa Bangun Rumah dan Beli Motor Nmax dari Bisnis Narkotika

Aniaya Anak Tetangganya, Bapak di Kecamatan Kertapati Palembang Ini Diadukan ke Polisi

Tak mempunyai nyali yang besar ia memanggil RT dan RW untuk melihat di kamar tersebut. Setelah memanggil RT dan RW dirinya baru memanggil pihak berwenang dan membuka kamar tersebut. Sontak polsek memberitahukan ada seorang mayat yang meninggal di kamar tersebut.

Awalnya tak menyadari bahwa Prada DP dan korban yang menginap disitu lalu, setelah keesokan harinya baru mengingat bahwa Prada DP lah yang menyewa kamar tersebut.

"Sebelum penemuan mayat korban, Terdakwa Deri Pramana sempat ngobrol empat mata menanyakan Harga Speedboat ke Karang Agung. Saya bilang memang harganya segitu, karena ibu pernah menyewanya,"kata Nurdin.

Kemudian pembicaraan pun berganti dan Nurdin menanyakan kerja dimana? Dijawab Prada DP kerja di koral.

Mendengar pernyataan tersebut Nurdin sangat antusias dan menghapiri Deri. Melihat gelagat pemilik hotel tak sesuai harapan langsung terdakwa kabur menggunakan motor korban.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved