informasi Haji 2019

Jumat Pagi Jemaah Haji Sudah Bergerak ke Arafah

JEMAAH haji Indonesia bersiap-siap bergerak menuju Arafah untuk pelaksanaan wukuf

Jumat Pagi Jemaah Haji Sudah Bergerak ke Arafah
ist
Usai waktu subuh, sejumlah mukimin di Mekkah berjualan makanan dan sarapan bagi kepada jemaah haji di luar pemodokan (hotel). 

Laporan Wartawan Sripoku.com/Muhammad Husin

SRIPOKU.CON, MEKKAH --Mulai Hari, Jumat (9/8/2019) seluruh jemaah haji, termasuk Indonesia secara bertahap bergerak menuju bumi Arafah menempati 1.825 unit tenda yang sudah terpasang dan dilengkapi lat pendingin (AC) dan kipas angin. Proses pemindahan jemaah haji dari pemodokan (hotel) dimulai pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga sore hari.

Kontributor sripo di Mekkah RM Syukri, Kamis (8/8) melaporkan, proses pemindahan jemaah haji ke Arafah dilakukan secara bertahap, bahkan secara bergantian setiap lantai. Misal, bagi hotel yangmemiliki 10 lantai, maka Lantai 1 dan 2 lebih awal diberangkatkan menuju Arafah, setelah itu lantai berikutnya. Pengerahan jemaah tidak bisa dilakukan secara bersamaan karena keterbatasan armada angkutan dan situasi ruas jalan menuju Arafah padat dan macet, sehingga banyak bus-bus yang membawa jemaah ini, umumnya lama di jalan karena lalu lintas padat merayap.

“Sejauh ini, jam tepatnya bertolak ke Arafah belum ada. Ketua Kloter dan rombongan masih terus berkoordinasi dengan pengurus sektor dan muasasah,” katanya.

Dilaporkan pula, dari data Media Center Haji (MCH) setidaknya 5.500 tenda jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina mulai diberi nomor. Penomoran tenda di Arafah dan Mina merupakan salah satu inovasi yang dilakukan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Selain itu adalah inovasi pemasangan pendingin udara.

Penomoran dilakukan tim akomodasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, awal Agustus lalu, sebelum qur’ah (pembagian) lokasi tenda untuk masing-masing Kloter. 5.500 unit tenda tersebut, terdiri dari 1.825 tenda di Arafah dan 3.675 tenda di Mina. “Panitia memasang di empat sisinya. Jadi total ada 22 ribu stiker ditempel,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis.

Dalam stiker nomor tenda tersebut tercantum tiga informasi: nomor tenda, nomor kloter, serta kapasitas tenda. Biasanya penempelan nomor ini dilakukan Muassasah tanpa diketahui jumlah kapasitasnya, maka tahun ini penomoran dilakukan secara konfigurasi sehingga isi jemaah di dalam tenda diketahui.

Ia menambahkan, saat ini persiapan di Arafah dan Mina telah mencapai 70 persen. Pihaknya tengah mengejar beberapa persiapan lainnya, di antaranya uji coba AC pada tenda-tenda, serta instalasi listrik.

“Mulai tahun ini kita juga menghadirkan tenda ber AC di Arafah. Sejumlah AC telah terpasang, dan Senin sore esok dijadwalkan akan kita uji coba bersama dengan Delegasi Amirul Hajj. Untuk instalasi listrik pun diharapkan secepatnya selesai. Persiapan instalasi air maupun toilet di Arafah pun telah selesai,” ujar Sri Ilham.

Sementara Kepala Seksi Akomodasi Makkah Abduh Dhiyaurrahman mengungkapkan, AC yang sudah terpasang di tenda-tenda Arafah berbobot 12 ton dan 25 ton. “Untuk AC 12 ton berkapasitas 56 PK sedangkan yang 25 ton berkapasitas 118 PK. Pemasangannya menyesuaikan luas tenda. Dan penyalur udaranya ini dapat diputar 180 derajat, sehingga dapat disesuaikan arah anginnya ingin ke mana,” jelas Abduh sambil menunjukkan cara operasional AC di tenda Arafah. (sin)

Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved