Dihalangi Ketika Hendak Masuk, Dua Preman Di Bali Todongkan Pistol dan Belati Ke Pengelola Kafe

Dihalangi Ketika Hendak Masuk, Dua Preman Di Bali Todongkan Pistol dan Belati Ke Pengelola Kafe

Dihalangi Ketika Hendak Masuk, Dua Preman Di Bali Todongkan Pistol dan Belati Ke Pengelola Kafe
Tribunbali.com
Pemanisme terjadi di Bali 

Dihalangi Ketika Hendak Masuk, Dua Preman Di Bali Todongkan Pistol dan Belati Ke Pengelola Kafe

SRIPOKU.COM - Premanisme lagi-lagi terjadi. Kali ini kasus premanismen terjadi di Kafe Bidadari, Jalan By Pass Dharma Giri, Desa Bona, Blahbatuh,Gianyar, Bali, ditangkap polisi, Rabu (7/8/2019) pukul 02.00 Wita.

Diduga pelaku premanisme tersebut dilakukan oleh dua orang atas nama Dewa Gede Agung Adi Antara alias Dewa Kadar (26) dan Dewa Made Ariandika (31).

Meskipun kasus terjadi di satu lokasi kejadian, namun status hukum dan korban dari kedua pelaku berbeda.

Mengutip dari laman berita Tribunnews.com, Kejadian berawal saat Dewa Kadar hendak masuk ke kafe dengan mengeluarkan ancaman.

Saat itu Dewa Kadar membawa pistol dan pisau belati.

Dari keterangan polisi, Dewa Kadar menodongkan pistol ke bagian dada pengelola kafe sambil memegang pisau belati di tangan satunya lagi.

Tak terima dengan ulah Dewa Kadar, pengelola kafe, I Gusti Ngurah Giri Awan (46), langsung melapor polisi.

VIRAL Cerita Seorang Pemuda yang Rela Lakukan Ini Demi Nikahi Kekasihnya, Begini Kisahnya!

Momen Romantis Gubernur Sumsel Herman Deru Ternyata Jago Rias Wajah sang Istri

Panpel Persib Beri Imbauan ke Bobotoh soal Stadion Si Jalak Harupat

Sementara Dewa Ariandika asal Banjar Bona Kelod, Blahbatuh, diamankan karena melakukan penganiayaan, terhadap M Khasan (47) asal Jawa Timur.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Ketut Dwikora mengatakan, kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan.

Halaman
12
Penulis: Chairul Nisyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved