Berita Palembang

Cabor Tenis Putri Sumsel tak Lolos Pra PON Papua, Minim Jam Terbang Dikandaskan Tim Kalsel

Sementara perwakilan Sumsel harus bersabar dan perbanyak jam terbang lagi karena dikandaskan tim dari Kalimantan Selatan.

Cabor Tenis Putri Sumsel tak Lolos Pra PON Papua, Minim Jam Terbang Dikandaskan Tim Kalsel
TRIBUN SUMSEL.COM/WENY WAHYUNY
Kejuaraan Pra PON Cabor Tenis di JSC Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Empat provinsi lolos ke Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua 2020 cabang olahraga tenis putri. Sementara perwakilan Sumsel harus bersabar dan perbanyak jam terbang lagi karena dikandaskan tim dari Kalimantan Selatan.

Sementara empat provinsi yang sudah lolos duluan adalah Papua Barat, DIY, Kalimantan Selatan dan Banten.

Disusul 8 provinsi lainnya yang sudah lolos lebih dulu pada Pra PON Cabor tenis di stadion tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City. 

8 provinsi yang sudah memastikan diri lebih dulu yakni Papua sebagai tuan rumah diikuti, Jatim, DKI Jakarta, Jabar, NTB, Jateng, Bengkulu dan Kaltim.

Papua Barat sudah memastikan sejak laga awal grup pra PON cabor tenis yang digelar di 4 Agustus lalu.

Sedangkan tiga daerah lainnya baru memastikan lolos di laga terakhir putaran grup yang dimainkan  Rabu (7/8) malam.

Kalsel menjadi tim terakhir  yang lolos ke PON 2020 usai mengkandaskan ambisi tuan rumah Sumsel dalam laga ketat dan berakhir dengan skor 2-1.

Ratusan Anggota Sriwijaya Cycling Community Rayakan 10 Tahun SCC, Berawal dari Gowes Biasa

Warga Pulau Rimau Banyuasin Temukan Air Minum Kemasan Keruh Saat Dihidangkan untuk Acara Hajatan

Pinang atau Pinjaman Tenang BRI Agro Berbasis Aplikasi akan Penuhi Pinjaman Kebutuhan Mendesak Anda

Babak pra PON cabor tenis sendiri diikuti oleh 15 daerah dan dibagi dalam 4 grup.

Kepala Bidang Pertandingan PB Pelti, Teddy Tanjung mengakui persaingan di babak pra PON kali ini lebih merata. 

“Di luar daerah yang sudah lebih dulu lolos, saya melihat persaingan di Pra PON ini lebih ketat. Kalau yang sudah lebih dulu lolos banyak dihuni pemain nasional, nah disini sebenarnya banyak cikal bakal bibit baru," ungkapnya, Kamis (8/8/2019).

Menurut Teddy dari sisi kemampuan teknis para petenis putri yang lolos ini cukup menjanjikan. 

“Secara pukulan ada kemajuan, tetapi memang hampir semuanya kurang pengalaman karena minim jam terbang. Karena itu salah satu program PB Pelti kedepannya adalah memperbanyak turnamen-turnamen di daerah. Sehingga kita berharap nantinya peta penyebaran pembinaan dan persaingan tenis tidak hanya didominasi daerah Jawa saja,” tambahnya.

Pra PON cabor tenis sendiri masih akan berlangsung hingga Minggu (10/8) mendatang. Sebanyak 24 daerah di bagian putra akan kembali memperebutkan 4 tiket tersisa. (Tribunsumsel/wet/rel)

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved