Duel Berdarah Persela Lamongan versus Persib Bandung: Nil Bertekad Salib Posisi Maung Bandung

Duel Berdarah Persela Lamongan versus Persib Bandung: Nil Bertekad Salib Posisi Maung Bandung

Tayang:
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Welly Hadinata
Istimewa
Persela Lamongan vs Persib Bandung 

Duel Berdarah Persela Lamongan versus Persib Bandung: Nil Bertekad Salib Posisi Maung Bandung

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pertandingan pekan ke-12 Liga 1 2019 akan berlangsung antara Persela Lamongan vs Persib Bandung, di stadion Surajaya Lamongan, Kamis (8/8/2019) pukul 18.30 WIB.

Duel ini menjadi sangat penting bagi Persela Lamongan yang ingin menjauhi zona degradasi dan sebagai tuan rumah, Pelatih Nil Maizar ingin merebut poin di kandang mereka stadion Surajaya Lamongan.

Bagi Nil Maizar, duel Persela Lamongan vs Persib Bandung akan menjadi pertarungan berat bagi tim asuhannya, karena Persib Bandung tengah terluka.

Tim yang terluka usai kalah besar pasti akan bermain dengan spirit berlipat ganda. Maka itu akan sangat salah jika Persela Lamongan bisa memanfaatkan situasi dari kekalahan besar Persib atas Barita Putera dalam pertandingan lalu.

Duel Persela Lamongan vs Persib Bandung juga menjadi pertaruhan perebutan posisi 13. Jika Persela menang, maka poin mereka sama-sama 13, namun jika Persela menang dengan skor 1-0 sudah cukup menggusur Persib dari posisi ke-12 dan Persela yang berada di posisi ke-15 klasemen Liga 1 ini akan keluar dari zona degradasi.

Sebaliknya jika Persib bandung menang, maka Persela akan makin terbena di papan bawah, bahkan bisa masuk zona mereka.

Siap Salib Persib Bandung

Duel pekan ke-12 Liga 1 antara Persela Lamongan vs Persib Bandung memang seru.

Sebab, Persela Lamongan akan tampil full team dan akan berusaha memanfaatkan keterpurukan Persib saat menjamunya Kamis (8/8/2019) di Surajaya Lamongan. Apalagi Maung Bandung tengah terluka pasca menerima tiga kekalahan beruntun di Liga 1.

Persib Bandung mengalami kekalahan beruntun di kandang sendiri vs Bali United, lalu dihancurkan Arema FC, dan ditekuk secara menyakitkan Barito Putera. Namun, pada dasarnya pelatih Persela Nil Maizar tak terlalu memikirkan itu.

“Ya kalau lihat kondisi tim sekarang di Persib memang seperti yang diceritakan (terpuruk), tapi saya tidak pernah memikirkan kondisi Persib atau pun tim lain,” kata Nil dalam sesi jumpa pers Rabu (7/8/2019).

Nil sedang menata organisasi permainan Persela yang akhir-akhir ini mulai terbentuk. Tercatat empat pertandingan terakhir mereka tak terkalahkan dua diantaranya bisa mengalahkan Bali United dan Kalteng Putra di kandang sendiri.

“Cuma saya sebagai tim pelatih bagaimana menata orginized permainan pemain, bagaimana besok mereka bisa tampil spartan sesuai taktikal yang kita punyai,” papar mantan pelatih Semen Padang ini.

Nil menyebut laga melawan Persib adalah sebagai ajang menyalip tim asal Bandung itu di posisi ke-12. Dengan kemenangan dan rekor baik Persela di Surajaya saat melawan Persib, Laskar Joko Tingkir akan semakin menjauhi zona merah degradasi.

“Di klasemen kita kan posisi 15, jadi ini penting, mudah-mudahan tren positif dan histori Lamongan menghadapi Persib tetap berlanjut,” katanya seperti dilansir dari situs simamaung.com.

Saatnya Akhiri Rekor Buruk

Puasa kemenangan dialami Persib setelah kalah dalam tiga laga beruntun pada gelaran Liga 1 2019. Terbaru Supardi dan kolega harus menelan kekalahan menyakitkan dari Barito Putera berkat gol di menit akhir. Perbaikan pun terus dilakukan oleh Persib demi keluar dari situasi sulit ini.

Persib bertekad merebut kemenangan, demi menghapus duka usai kalah dari Barito."Tim harus bisa merebut tiga poin, untuk membayar lunas kekalahan kemarin," kata pelatih fisik, Yaya Sunarya Rabu (7/8).

“Evaluasi tentunya selalu ada di setiap pertandingan meskipun mungkin tidak cukup karena dinamik, sepakbola itu dinamis dan kadang kita memperbaiki satu sisi kekurangan tapi timbul lagi kekurangan di sisi lain,”

Maung Bandung sebenarnya bisa saja membawa satu poin di markas Barito andai pemain lebih berkonsentrasi. Kelengahan di menit akhir membuat pemain tuan rumah bisa memanfaatkan peluang guna mencetak gol kemenangan. Catatan itu lantas jadi bahan evaluasi dari tim pelatih supaya tidak dilakukan lagi oleh pemain.

“Terutama bagaimana menyikapi hasil di Barito menjadi catatan tersendiri. Tentunya kita tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dan ini jadi suatu keinginan kuat dari kita setelah apa yang diterima. Kita berjanji semuanya agar ini tidak kembali terulang,” jelas Yaya.

Selain hal teknis, psikologis pemain juga coba dibenahi oleh staf pelatih. Dia mengakui bahwa memang kekalahan yang terus dialami pemainnya membuat mental ambruk. Tekanan pun kini makin terasa oleh pemain dan menjadi tantangan dari pelatih membakar semangat pemain.

“Kondisi mental pemain tentunya tidak mudak setelah menerima kekalahan. Karena setiap pelatih akan menjadi beban yang berat ketika harus menyikapi pertandingan dengan hasil yang tidak memuaskan,” jelasnya.

Kekalahan membuat pemain terpukul karena mereka sudah bermain dengan baik ketika melawan Barito. Namun hasil akhir sangat mengecewakan setelah kemasukan pada menit akhir pertandingan. Semua pemain dan pelatih pun mencoba saling menguatkan supaya bisa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.

“Tapi kita akan berusaha memperbaiki psikologis pemain dengan sharing, saling menguatkan bahwa di dalam tim tidak sendiri, kita sama-sama dan kita berusaha untuk keluar (situasi sulit) sama-sama. Karena hanya dengan cara itu kita bisa keluar dari situasi ini,” ujarnya.

Pertandingan Persela vs Persib diprediksi berlangsung menarik. Kedua kesebelasan sama-sama bertekad mengamankan kemenangan untuk memperbaiki posisi.

Persela saat ini ada di posisi ke-15 atau satu strip di atas zona degradasi dengan koleksi 10 poin.

Bila mengalahkan Persib, Persela berpeluang menjauhi zona degradasi karena naik ke posisi 13. Sementara itu Persib berada di posisi ke-12 dengan koleksi 13 poin.

Mereka berpeluang naik ke jajaran 10 besar bila menundukkan Persela.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved