Berita PALI

Bangunan Pasar di Penukal PALI sudah Berdiri Belum Difungsikan Mendapat Sorotan dari Anggota DPRD

Banyaknya bangunan pasar yang telah berdiri dan belum difungsikan mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kabupaten PALI, Rabu (7/8/2019).

Bangunan Pasar di Penukal PALI sudah Berdiri Belum Difungsikan Mendapat Sorotan dari Anggota DPRD
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Bangunan Pasar baru di Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI yang telah selesai dibangun hingga kini belum dioperasionalkan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI -- Bangunan pasar yang telah berdiri dan belum difungsikan mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten PALI, Rabu (7/8/2019).

Seperti bangunan Pasar yang berada di Desa Air Itam Kecamatan Penukal dan bangunan pasar Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.

Dimana, bangunan yang telah berdiri kokoh, berukuran sekira 5-10 meter tersebut, nampak kosong dari aktivitas pedagang.

Wakil ketua DPRD PALI, H Darmadi Suhaimi menyebut dengan jauhnya bangunan pasar dari pemukiman penduduk membuat masyarakat enggan menggunakannya.

Menurutnya, para pedagang nampaknya berfikir dua kali untuk pindah berjualan di tempat baru (bangunan pasar-red), lantaran khawatir tidak ada pengunjung.

"Inilah yang dibutuhkan ketegasan pemerintah untuk memindahkan seluruh pedagang ke bangunan pasar baru. Apabila itu bisa terlaksana, maka dengan sendirinya, warga akan terbiasa berbelanja disana," ungkap Darmadi, Rabu.

Ibu Rumah Tangga Pemberani Ini Berhasil Taklukkan Spesialis Jambret Kaki Palsu di Baturaja OKU

Edarkan Narkotika Jenis Sabu, Zaim Fadly Oknum PNS Kota Palembang Ini Divonis 7,5 Tahun Penjara

Datang ke Palembang Jadi Kurir Sabu, Samsul Abidin Warga Batam Ini Divonis 17 Tahun Penjara

"Sehingga, roda perekomian masyarakat tetap berjalan lancar, selain berbelanja dengan nyaman di tempat yang baru," jelasnya.

Senada, Ketua Komisi II DPRD, Kabupaten PALI, H Amran menyarankan agar bangunan pasar-pasar yang ada ada segera difungsikan.

Dimana, lanjut dia, selain untuk menghidupkan dan menggerakan roda perekonomian masyarakat, berfungsinya bangunan pasar juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kalau sudah berfungsi, akan menyumbang PAD melalui retribusi. Disamping itu, perekonomian masyarakat sekitar akan lebih meningkat," ujar H Amran.

Sementara itu, Royana warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara berkata, bahwa dirinya bersama warga lainnya lebih memilih pasar kalangan yang lama ketimbang harus membeli bahan pokok di bangunan pasar baru.

"Akses kesana (Bangunan pasar baru) cukup jauh dari pemukiman warga. Jadi masyakata lebih memilih belanja di pasar kalangan dalam desa," jelasnya. (cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved