Berita Palembang

Lima Kabupaten di Sumsel Ajukan Pemekaran Desa, Total 72 Desa Masih Tunggu Persetujuan

Dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, lima diantaranya mengajukan untuk melakukan pemekaran desa.

Lima Kabupaten di Sumsel Ajukan Pemekaran Desa, Total 72 Desa Masih Tunggu Persetujuan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI saat memanfaatkan air dari aliran Sungai Sebagut beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, lima diantaranya mengajukan untuk melakukan pemekaran desa.

Total ada 72 Desa Persiapan yang masih menunggu proses persetujuan untuk menjadi desa definitif.

Adapun rinciannya, Muba sebanyak 3 desa, Muaraenim satu desa, OKI sebanyak 22, OKU Timur 20 desa, PALI sebanyak 26 desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumsel, H Yusnin menjelaskan, pengajuan untuk menjadi desa persiapan ke desa definitif telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) masing-masing. Syarat pengajuan pemekaran desa minimal 800 KK dan 4.000 jiwa.

"Sebelum pemekaran atau menjadi desa persiapan, desa induk harus memiliki jumlah lebih populasi dari ketentuan syarat desa persiapan setelah dimekarkan," ujarnya, Selasa (6/8/2019)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumsel, H Yusnin saat ditemui di kantornya
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumsel, H Yusnin saat ditemui di kantornya (SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH)

BREAKING NEWS : Karhutlah Kembali Terjadi di Wilayah Ogan Ilir (OI), Api Mendekati Pemukiman Warga

Supaya Selama Perubahan Cuaca Nggak Bermasalah, Inilah 5 Cara Merawat Kulit Sensitif

Yusnin menambahkan, secara administratif, pemekaran desa diajukan oleh Bupati ke DPRD setempat. Selanjutnya, setelah disetujui dewan untuk dibahas menjadi Perda, Pemkab mengajukan permohonan kode register ke provinsi agar bisa diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan kode desa.

Selanjutnya, tim dari Kemendagri akam turun untuk melakukan penilaian. Jika layak, kode desa akan diberikan dan Pemda bisa melakukan peresmian.

"Prosesnya cukup lama. Mereka diberi waktu sampai 3 tahun sampai dinilai layak menjadi desa baru, yang sesuai dengan kriteria desa yang tercantum di UU No 66 Tahun 2016 tentang Desa dan Permendagri No 1 Tahun 2017 tentang pemekaran desa. " jelasnya

Sejauh ini, kata Yusnin, Pengajuan kode register sudah diberikan ke PALI, sedangkan OKI sudah mengajukan desa definitif namun yang disetujui oleh DPRD setempat hanya 5 dibentuk karena sudah mencukupi syarat .

"OKU Timur baru masukkan surat untuk minta kode register desa dari Pemprov Sumsel, dalam waktu dekat akan menurunkan tim penataan desa di Sumsel," jelasnya.

Cara Menghemat Air Leding di Rumah agar Tagihan PAM tak Membengkak Saat Musim Kemarau

Usai Keroyok Penjaga Malam Pasar Mambo Lubuklinggau hingga Tewas, Kakak Adik Ini Sembunyi di Kebun

Disnakan Kabupaten OKU Timur Turunkan Tim Pengawas, Pastikan Hewan Qurban Aman Dikonsumsi

Penulis: Rahmaliyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved