Viral Pesan Berantai Patahan Sunda Capai Titik Kritis hingga Gempa 9 SR Bakal Terjadi, Ini Faktanya

Belakangan beredar kabar bohong atau hoaks yang mengklaim berasal dari grup geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) mengenai akumulasi energi

Viral Pesan Berantai Patahan Sunda Capai Titik Kritis hingga Gempa 9 SR Bakal Terjadi, Ini Faktanya
sripoku.com/anton
Viral Pesan Berantai Patahan Sunda Capai Titik Kritis hingga Gempa 9 SR Bakal Terjadi, Ini Faktanya 

SRIPOKU.COM - Belakangan beredar kabar bohong atau hoaks yang mengklaim berasal dari grup geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) mengenai akumulasi energi patahan Sunda yang hampir kritis.

Dalam kabar yang berdar tersebut menyebutkan bahwa jarak antar gempa yang semakin pendek dan aktifnya gunung Tangkuban Parahu akhir-akhir ini merupakan indikasi akumulasi energi Sunda Megathrust sudah hampir kritis. Lalu, jika titik kritis tercapai, bisa terjadi gempa bermagnitudo 9,0 yang memicu aktivitas sesar Baribis dan sesar Lembang.

Beredarkan kabar yang belum diketahui kebenarannya membuat Daryono selaku Kabid Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan ahli gempa ITB Irwan Meilano buka suara dengan langsung menyanggahnya.

Hoaks itu. Siapa bisa tahu itu kritis,” ujar Daryono kepada Kompas.com ketika dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (3/8/2019).

Viral Video Kawanan Begal Beraksi Siang Hari di Jembatan Musi IV Kota Palembang

Dulu Anak Pesantren, Hidup Artis Ini Berubah Lewat Acara Take Me Out, No 2 Dicap Paling Sensasional!

Lowongan Kerja BUMN PT Jasa Raharja Persero, Berikut Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya!

Narasi yang beredar

Jarak antar gempa (yang) semakin pendek dan tiba-tiba aktifnya gunung Tangkuban Perahu, bisa jadi merupakan indikasi akumulasi energi patahan Sunda ( Sunda megathrust) hampir mencapai titik kritis.

Jika atas seizin Allah SWT tercapai titik tersebut, gempa yang selama ini dikhawatirkan dengan besar, 9 skala Richter, berpeluang terjadi.

Bagi Jabodetabek, yang dikhawatirkan adalah aktifnya patahan tersebut memicu pula aktivitas patahan Baribas yang memanjang dari Pasar Rebo hingga Ciputat, serta patahan Lembang di Bandung. Wallahu'alam. Persiapan diri harus dilakukan mulai sekarang.

Selain Agung Hercules, Deretan Selebritis Ini Juga Meninggal karena Mengidap Kanker Ganas

Wako Pagaralam Alpian Maskoni : Offroad Jadi Filosofi Saya Pimpin Pagaralam

Jangan Disepelekan, Ini 5 Pengaruh Buruk dari Penggunaan Media Sosial yang tak Bijak, No 2 Berbahaya

Tanggapan para ahli

Daryono menegaskan bahwa hingga saat ini, peristiwa gempa belum dapat diprediksi oleh siapa pun. Hal ini termasuk kapan, di mana dan seberapa besar kekuatan gempa yang akan terjadi.

Selain itu, gempa bumi sendiri terjadi akibat deformasi batuan tiba-tiba pada sumber gempa yang telah mengalami akumulasi medan tegangan atau stres; sehingga pemikiran bahwa sebuah gempa dapat memicu sumber gempa lain, seperti yang disebutkan dalam pesan viral, belum dapat dibuktikan secara empiris.

Halaman
12
Editor: Rizka Pratiwi Utami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved