Satreskrim Polres Musirawas Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut Minyak Mentah 2,5 Ton

Satreskrim Polres Musirawas Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut Minyak Mentah 2,5 Ton

Satreskrim Polres Musirawas Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut Minyak Mentah 2,5 Ton
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZIE
Satreskrim Polres Musirawas Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut Minyak Mentah 2,5 Ton 

Satreskrim Polres Musirawas Amankan Mobil dan Sopir Pengangkut Minyak Mentah 2,5 Ton

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-Anggota Satreskrim Polres Musirawas mengamankan satu unit mobil Suzuki APV warna putih BG 9967 GD berikut sopirnya, Wewen Muzahari (36), warga Kelurahan Muara Lakitan Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musirawas, pada Kamis (1/8/2019) petang.

Kendaraan dan sopirnya itu diamankan ke Mapolres Musirawas karena terjaring patroli sedang mengangkut minyak mentah tanpa dilengkapi dokumen.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto kepada Sripoku.com mengungkapkan, penangkapan bermula ketika anggota Satreskrim Polres Musirawas sedang melakukan patroli, pada Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 15.00.

Saat melintas di jalan Kelurahan Muara Lakitan Kecamatan Muara Lakitan, anggota melihat satu kendaraan Suzuki APV jenis pickup dengan muatan minyak dalam jumlah cukup banyak.

Dilanjutkan, anggota kemudian menghentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, ternyata mobil tersebut membawa minyak mentah atau minyak hitam sebanyak 2,5 ton.

Setelah dilakukan interogasi terhadap sopir yang belakangan diketahui bernama Wewen Muzahari, ternyata sang sopir tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen terkait minyak mentah yang diangkutnya tersebut.

"Karena mengangkut minyak mentah tanpa dilengkapi dokumen, maka kendaraan berikut minyak sebanyak 2,5 ton serta sopirnya kemudian dibawa ke Mapolres Musirawas," kata AKP Wahyu Setyo Pranoto, kepada Sripoku.com, Jumat (2/8/2019).

Dikatakan, pengangkutan minyak tanpa dilengkapi dokumen dapat dikenai pidana melakukan pengangkutan tanpa izin usaha pengangkutan dan usaha niaga minyak bumi tanpa izin usaha niaga. Hal ini nelanggar pasal 53 huruf b dan huruf d UU RI No 22 tahun 2001 tentang migas.

"Saat ini tersangka Wewen Muzahari berikut barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki APV warna putih BG 9967 GD bermuatan minyak bumi atau minyak hitam sebanyak 2,5 ton sudah diamankan di Mapolres Musirawas, guna diproses lebih lanjut," ujarnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved