Gempa Banten
Gempa Banten Guncang Pagaralam Sumsel, Begini Kondisi Terkini Pos Pemantau Gunung Api Dempo
Gempa Banten Guncang Pagaralam Sumsel, Begini Kondisi Terkini Pos Pemantau Gunung Api Dempo
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Gempa Banten Guncang Pagaralam Sumsel, bahkan Pos Pemantau Gunung Api Dempo pun bersiaga dan waspada.
Seperti diketahui, setidaknya 18 daerah terkena dampaknya dan Pagaralam termasuk salah satu daerah di Sumsel yang turut terkena Gempa Banten dengan kekuatan 7,4 SR.
Bahkan dalam laporan terakhir, petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) Kota Pagaralam, Megi membenarkan bahwa, Gempa Banten Guncang Pagaralam Sumsel.
Sebab, meski gempa yang berpusat di Benten tersebut juga terasa di Kota Pagaralam.
Hal ini tampak dari rekaman alat siesmograf yang mencatat getarannya 2 MMI atau 7,4 SR, bahwa Gempa Banten turut melanda kawasan Sumatera dan terutama Pagaralam.
"Ya terasa di Pagaralam pak, namun sejauh ini tidak tampak berpengaruh pada kondisi Gunung Api Dempo. Namun kita akan terus memantau apakah ada pengaruh ke dempo karena akibat pergerakan lempengan bumi," jelasnya soal dampak dari Gempa Banten.
Seperti diketahui, Gempa Banten dengan getaran 7,4 SR yang melanda Banten Jawa Barat juga dirasakan warga Kota Pagaralam.
Bahkan goyangan Gempa Banten ini terasa cukup besar hingga membuat sejumlah warga Kota Pagaralam berhamburan keluar rumah.
Informasi yang dihimpun sripoku.com, Jumat (2/8/2019) berdasarkan situs BMKG menyebutkan, Gempa Banten dengan Magnitude 7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km dan berpotensi tsunami.
Salah satu warga Kota Pagaralam, Rita mengatakan bahwa Gempa Banten memang sangat terasa getaran gempanya.
Bahkan Gempa Banten yang juga melanda kawasan Pagaralam ini, terasa cukup lama.
"Cukup besar gempanya dek. Sampai goyang-goyang rumah. Kami langsung berhamburan keluar rumah karena takut terjadi apa-apa," ujarnya.
18 Daerah Rawan Tsunami Pasca Gempa Banten
Gempa Banten dan Sekitarnya berdampak kepada 18 Daerah Rawan Tsunami Versi BMKG.
Gempa Banten 7,4 Skala richter di Banten dan sekitarnya ini, dianggap berpotensi Tsunami, apalagi melanda kawasan Sumatera dan sekitarnya, selain kawsaan Jakarta yang juga terkena dampaknya.
Daerah-daerah ini diperingkatkan akibat Gempa Banten ini, untuk waspada dan jika perlu melakukan evakuasi ke tempat-tempat yang lebih tinggi akibat efek Gempa 7,4 skala richter di Banten.
Maka itu ada 18 Daerah Rawan Tsunami Versi BMKG pasca Gempa Banten.
Sebab, dengan Gempa Banten dengan 7,4 SR ini, memang cukup berbahaya, karena melanda Banten dan Sekitarnya yang Berpotensi Tsunami ini, begitu juga kawasan Sumatera.
Maka itu, 18 Daerah Rawan Tsunami Versi BMKG ini sudah menyebar di beberapa pesan di media sosial akibat Gempa Banten.
Berikut ini daerahnya pasca Gempa Banten:
Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah: BANTEN, BENGKULU, JABAR, LAMPUNG, Gempa 7.4 skla richter pada Jumat (2/8/2019), pukul 1919 di wilayah 147 km Barat Daya SUMUR-BANTEN dengan kedalaman 10 Km
Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan:
1 PANDEGLANG BAGIAN SELATAN (BANTEN) - SIAGA
2 PANDEGLANG PULAU PANAITAN (BANTEN) - SIAGA
3 LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN (LAMPUNG) - SIAGA
4 PANDEGLANG BAGIAN UTARA (BANTEN) - WASPADA
5 LEBAK (BANTEN) - WASPADA
6 TANGGAMUS PULAU TABUAN (LAMPUNG) - WASPADA
7 SUKABUMI UJUNG-GENTENG (JABAR) - WASPADA
8 TANGGAMUS BAGIAN TIMUR (LAMPUNG) - WASPADA
9 LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU (LAMPUNG) - WASPADA
10 LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI (LAMPUNG) - WASPADA
11 LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH (LAMPUNG) - WASPADA
12 LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA (LAMPUNG) - WASPADA
13 BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO (BENGKULU) - WASPADA
14 KAUR (BENGKULU) - WASPADA
15 LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU (LAMPUNG) - WASPADA
16 BENGKULU-SELATAN (BENGKULU) - WASPADA
17 SERANG BAGIAN BARAT (BANTEN) - WASPADA
18 SELUMA (BENGKULU) - WASPADA
Seperti diketahui, Sumatera Selatan turut Rasakan Gempa yang Melanda Jakarta dan Sekitarnya yang diduga bepotensi tsunami.
Seperti diketahui, Gempa Jakarta dan sekitarnya berlangsung Jumat (2/8/2019) pukul 19.05 WIB. Maka itu, Sumatera Selatan turut Rasakan Gempa dan paling merasakan dampaknya.
Seperti dilansir dari CNN, bahwa Gempa pertama kali terasa di sejumlah wilayah di Jakarta selama sekitar 60 detik.
Gempa dirasakan salah satunya di Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (2/7) pukul 19.05 WIB.
Gedung Transmedia pun bergoyang. Sejumlah orang berlari keluar gedung. Belum ada penjelasan resmi dari BMKG terkait pusat gempa dan kekuatannya.
Selain itu, gempa juga terasa ke Depok, dan Bekasi, Jawa Barat.
Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum memberikan keterangannya.
Namun seperti disiarkan di salah satu stasiun Televisi Swasta, gempa Jakarta dan Sektiarnya dengan kekuatan sekitar 7,4 Skala Righter.
Gempa ini diduga bisa menimbulkan tsunami.
Bahkan Gempa ini juga dirasakan masyarakat di kawasan Sumatera Selatan.
Sementara di pulau Sumatera Bengkulu, Lampung juga dilanda atau terkena dampak Gempa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tampak-gunung-dempo-yang-terselimuti-kabut-asap-tipis.jpg)