Informasi Haji 2019

Orang Arab Belajar Google Translate

Untuk memudahkan komunikasi, jemaah haji asal Palembang memakai fasilitas Google Translate, khususnya dengan orang-orang Arab di Mekkah.

Orang Arab Belajar Google Translate
ist
BELAJAR menggunakan Google Translate sebagai media komunikasi jemaah haji dengan warga Mekkah 

Laporan Wartawan Sripoku.com/Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, MEKKAH --Usai shalat subuh di Masjidil Haram, Selasa (30/7) ada peristiwa menarik yang dialami Jemaah haji asal Kloter 2 Palembang. Hal iu bermula saat jemaah haji bernama Victory, Ramdhon dan Basirun  mengalami kelelahan berjalan begitu selesai berkunjung ke Perpustakaan Makkah di Komplek Masjidil Haram, atau yang disebut-sebut sebagai tempat (rumah) kelahiran Nabi Muhammad SWA.

Ketiganya, melihat dipojokan perpustakaan, ada terparkir mobil kecil (golf car), yang dikira mobil safari (sewa keliling kompleks Masjid).

Namun apa yang terjadi, setelah berdialog dengan menggunakan fasilitas Google Translate (Indonesia-Arab dan sebaliknya), ketiga jemaah haji Kloter 2 Palembang ini hanya tersenyum. 

setelah mengelarkan pesan suara dari speaker Google Translate, bahwa mobl; tersebut diperuntukan mengangkut jenazah begitu turun dari ambulan dan dibawa ke dalam Masjidil haram untuk shalatkan, lalu diangkut kembali ke mobil Ambulan untuk dimakamkan.

"Jangan dinaik ke mobil itu pak.  Bisa gawat,"  kata Ramdhon, kepada Victory  sambil tertawa.

Sementara Vactory sendiri menceritakan kepada kontributor sripo di Mekkah, RM Syukri mengaku, awalnya mobil tersebut disediiakan untuk melayani jemaah haji yang hendak keliling di seputaran Kompleks Masjidil Haram.

"Eh,,,,ngak tahunya mobil untuk mengangkut jenazah," katanya.

Namun yang menarik lagi, ternyata petugas mobil jenazah ini tertarik dengan metodelogi komunikasi yang dipakai jemaah haji Kloter 2 yang tergabung dalam Bimbingan KBIH Varita Pusri ini, mereka menggunakan fasilitas Google Translate.

Bahkan tak malu-malu, petugas mobil jenazah ini belajar menggunakan Google Translate dan mempraktiknya secara langsung.

"Alhamdulillah, mereka mau belajar dan akhirnya paham sehingga komunikasi kami lancar dengan Google Translate," kata Victory. (sin)

Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved