Berita Palembang

Lagi Asyik Belanja Keperluan Rumah Tangga, Guru SMK di Gandus Palembang Ini Kecopetan

Lagi Asyik Belanja Keperluan Rumah Tangga, Guru SMK di Gandus Palembang Ini Kecopetan

Lagi Asyik Belanja Keperluan Rumah Tangga, Guru SMK di Gandus Palembang Ini Kecopetan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Dini Siti (22), seorang guru SMK, melapor ke Polresta Palembang, melapor menjadi korban curbis atau kecopetan saat belanja di Pasar Sosial Palembang, Selasa (30/7/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Guru salah satu SMK di Palembang ini, Dini Sri Octaviani (22), telah menjadi korban pencurian biasa (curbis) atau kecopetan ketika sedang belanja keperluan rumah tangga di pasar kawasan Jalan Sosial, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang.

Akibat kejadian tersebut, warga Perum Griya Asri Blok N Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang ini, harus kehilangan 1 unit ponselnya merk iPhone 6 senilai Rp 4 juta.

“Kejadian itu terjadi, Senin (29/7), sekitar pukul 08.30. Saya lagi belanja, posisi Hp ada di kantong baju sebelah kanan. Ketauan hilangnya, waktu saya mau lihat Hp tapi sudah tidak ada lagi di kantong,” ungkapnya, saat membuat laporan polisi di SPKT Polresta Palembang, Selasa (30/7/2019).

Gubernur Sumsel Herman Deru : Jika Terbukti Pelanggaran Institusi, SMA Taruna Indonesia Saya Tutup

Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang

Video VIRAL Orang Mati Hidup Lagi di Sampang Madura, Ini Fakta Sebenarnya dan Motif Pelaku

Dulu Digandrungi Fans, Nasib 5 Artis Ini Kini Berubah Drastis, No 1 Diciduk Dinsos Sampai Meninggal

Sementara, Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri melalui Kanit II SPK, Ipda Juan Sahrul, membenarkan telah terjadi tindak pidana curbis yang dialami korban.

“Korban melaporkan kalau Hp nya hilang ketika sedang belanja di pasar. Kerugian yang dialaminya sekitar Rp 4 juta,” katanya.

Lanjut Juan, saat melapor korban datang bersama saksi, Suhani (49), pengurus rumah tangga, dan membawa bukti kotak Hp miliknya yang hilang dicuri orang tidak dikenal tersebut.

“Laporannya sudah kita terima, dan akan ditindaklanjuti. Untuk terlapornya, belum diketahui karena korban tidak tau siapa yang mengambilnya,”ungkapnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved