Berita Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru : Jika Terbukti Pelanggaran Institusi, SMA Taruna Indonesia Saya Tutup

Gubernur Sumsel Herman Deru : Jika Terbukti Pelanggaran Institusi, SMA Taruna Indonesia Saya Tutup

Gubernur Sumsel Herman Deru : Jika Terbukti Pelanggaran Institusi, SMA Taruna Indonesia Saya Tutup
Dok Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru : Jika Terbukti Pelanggaran Institusi, SMA Taruna Indonesia Saya Tutup 

Laporan wartawan sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan bakal menutup SMA Taruna Palembang apabila institusi tersebut terbukti melakukan pelanggaran berat atas meninggalnya dua orang siswa pada saat mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS).

Ia menjelaskan, tim investigasi telah memberikan hasil dari investigasi tersebut. Namun mantan Bupati Oku Timur itu mengaku belum membaca laporan itu secara umum dari masing-masing tim.

"Seminggu saya kasih jatah investigasi sudah selesai. Hasilnya sudah ada, tapi belum saya baca secara keseluruhan," ujar Herman Deru saat dijumpai di hotel Arista Palembang, Selasa (30/7).

Deru mengungkapkan, dari hasil investigasi masing-masing tim akan dikumpulkan terlebih dahulu.

Setelah itu ia akan mengundang forkompinda, kajati, pangdam, kepolisian dan dewan pendidikan.

Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang

Video VIRAL Orang Mati Hidup Lagi di Sampang Madura, Ini Fakta Sebenarnya dan Motif Pelaku

Simak Kisah Dibalik Lagu Andmesh Kamaleng Paling Hits dan Populer Lengkap dengan Video dan Lirik

Berstatus Tersangka, Pihak Kepolisian Cekal Nikita Mirzani tak Plesiran ke Luar Negeri Dulu!

Jika dari hasil investigasi tersebut terdapat pelanggaran berat institusi Deru menegaskan bakal menutup SMA Taruna Palembang.

"Kita undang pihak kepolisian, dewan pendidikan dan lain-lain kita samakan persepsi. Jika memang benar ini pelanggaran institusi saya tutup SMA Taruna," tegas Deru.

Kendati demikian, Gubernur Herman Deru enggan gegabah dalam mengambil langkah untuk menutup SMA Taruna Palembang.

Ia mengajak masyarakat agar bersabar untuk menunggu hasil kolaborasi dari temuan masing-masing tim terutama dari pihak kepolisian.

"Kita jangan gegabah tunggu hasil kolaborasi investigasi tim. Tetapi kalau pelanggarannya dari institusi sudah pasti saya tutup,"ungkapnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved