Berita Palembang

Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang

Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang

Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Awasi Penerimaan Pajak yang Dilakukan Pemkot Palembang, KPK Bakal Ngantor di Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal ngantor di Pemkot Palembang tepatnya di kantor Badan Pengelolaan Pajak (BPPD) Agustus 2019 mendatang.

KPK bakal melakukan pengawasan pemasangan alat pemantau pajak (e tax) dan sejauh mana pengawasan pendapatan daerah melalui sektor pajak tersebut.

Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, rencananya pihak KPK akan mulai ngantor di BPPD pada 8 Agustus 2019 mendatang.

"Kita terus memaksimalkan penerimaan pajak, Agustus mendatang KPK mulai ngantor di Palembang," kata Sulaiman, Selasa (30/7) saat ditemui di Kantor Walikota Jalan Mardeka Nomor 1 Palembang.

Video VIRAL Orang Mati Hidup Lagi di Sampang Madura, Ini Fakta Sebenarnya dan Motif Pelaku

Simak Kisah Dibalik Lagu Andmesh Kamaleng Paling Hits dan Populer Lengkap dengan Video dan Lirik

Kini Ciptaannya Digunakan Masyarakat Dunia, 7 Penemu Ini Malah Menyesal, Ada yang Paling Berbahaya

Sulaiman mengatakan, pihaknya baru saja melakukan kerjasama dengan PT Angkasa Pura II SMB II Palembang, mengenai akses pemasangan alat e tax di tenan tenan dan parkir di bandara.

"Kami baru mendata jumlah dan tenan yang bisa kita pasang e tax di bandara," kata dia.

Selanjutnya pihaknya juga akan melakukan pemasangan e tax di tenan tenan yang ada di mal mal Palembang.

"Mal juga akan menjadi target kita untuk dipasang e tax," kata dia.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pemasangan sebanyak 400 e tax di restoran, parkir dan hotel.

Pihaknya saat ini sedang mengajukan permintaan sebanyak 200 e tax lagi untuk dipasang.

Berstatus Tersangka, Pihak Kepolisian Cekal Nikita Mirzani tak Plesiran ke Luar Negeri Dulu!

Fakta-fakta Aksi Seorang Pria Santap Kucing Hidup-hidup, Diduga tak Waras dan Terungkap Julukannya

Komplotan Pencuri Pickup Dibekuk, Modus: Pelaku Sisir Jalan Cari Sasaran

"128 alat kita pasang non sistem dan selebihnya sistem," kata dia.

Sejauh ini kata dia pihaknya sudah mengeluarkan sebanyak tujuh surat peringatan kepada wajib pajak.

SP yang diberikan mulai dari SP 1 sampai SP 3. Namun setelah diberikan SP beberapa pengelola restoran dan sebagainya sudah bersedia untuk dipasang e tax.

" Sejauh ini baru ada tujuh yang kita keluarkan SP," kata dia.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved